Klikfakta.id, TERNATE- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Maluku Utara, Alien Mus dinilai gagal total dalam memenangkan kandidat dari Partai Golkar di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.
Parahnya lagi, cagub-cawagub yang didukung partai berlambang pohon beringin, Aliong Mus dan Sahril Tahir kalah telak. Bahkan dua wilayah basis politiknya, Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu pun paslon berakronim tidak berkutik oleh pasangan dari nomor 4 Sherly-Sarbin.
Selain cagub-cawagub Maluku Utara, jagoan Golkar disejumlah daerah yang mengalami nasib serupa dengan provinsi yaitu, Kota Ternate, Kota Tidore, Halmahera Barat, Halmahera Selatan dan Pulau Taliabu.
Angka presentase kemenangan pada pilkada untuk provinsi Maluku Utara jauh dibawah ekspektasi ketua umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menargetkan jumlah kemenangan pilkada 2024 secara serentak hingga 60 persen.
Salah satu pengurus DPD I Partai Golkar Maluku Utara, Mansur H. Muhammad mendesak DPP Partai Golkar agar segera mengevaluasi kepemimpinan Alien Mus sebagai anggota DPR RI Dapil Malut, karena dinilai gagal mengamankan target politik DPP di Pilkada 2024.
“Kita harus akui, Ibu Alien tidak paham dalam memimpin pertarungan Ide dan konsep serta strategi politik untuk menghadap pilkada juga tidak ada sama sekali,” ujar Mansur pada Minggu 01 Desember 2024.
“Jika kualitas pemimpin partai seperti itu, maka Golkar bisa habis di Maluku Utara,” tambah Mantan Kadis Sosial Provinsi Maluku Utara ini.
Mansur menjelaskan, sosok dan gaya kepemimpinan antara Alien Mus dan Ahmad Hidayat Mus (AHM) jauh bak langit dan bumi.
Figur AHM sangat dibutuhkan demi menyelamatkan marwah dan eksistensi partai Golkar kedepan.
“Untuk itu saya meminta kepada wakil bendahara umum DPP Partai Golkar, Ahmad Hidayat Mus untuk segera turun gunung guna menyelamatkan partai berlambang pohon beringin ini,” tukasnya.
Pernyataan serupa juga datang dari kader Golkar sekaligus mantan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Tidore Kepulauan Anas Ali.
Sebagai kader Golkar dirinya ikut prihatin dengan hasil Pilkada 2024 yang dialami partai Golkar.
Menurut Anas Ali selaku mantan ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan sebagai konsekuensi moral, Alien Mus patut dievaluasi dari kursi Ketua DPD I Partai Golkar Maluku Utara.
“Hasil Pilkada yang dialami oleh partai Golkar, saya sangat memperihatinkan. Apalagi Calon Gubernur. Gagal total. Sebagai konsekuensi moral, Ibu Alien harus dievaluasi. Dan itu indikator yang lumrah dalam mengukur sebuah prestasi,” ujarnya.
Anas mengaku bahwa ketua umum pasti taulah. Evaluasi adalah sesuatu yang normal dalam organisasi. Jika misi dan target DPP gagal, ya tentunya ada konsekuansi bagi pemimpin yang menerima amanah dan tanggungjawab.
Kader Golkar Kota Tidore Kepulauan Anas berharap AHM dikembalikan untuk menyelamatkan partai. Baginya sejauh ini sosok AHM di partai sangat diperlukan.
“Kita harus jujur dan mengakui, hingga kini, bahwa sosok AHM belum bisa tergantikan. Dan beliau (AHM) terbukti berbuat demi kepentingan partai. Kader potensi partai tidak hanya didorong bertarung, melaikan ikut dibiayai, Ini luar biasa. AHM belum ada yang bisa menggantikannya,” pungkasnya. ***
Editor  : Armand
Penulis : Saha Buamona














