Klikfakta.id, TERNATE – Memiliki rasa empati Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ternate, Maluku Utara AKBP Anita Ratna Yulianto tinjau langsung warga korban banjir di Kelurahan Kastela dan Rua Kecamatan Ternate Pulau, Kota Ternate.
Ratna mengaku baru mengetahui dari group whatsApp Polres Ternate, kalau di Kelurahan Kastela dan Rua juga terjadi banjir pada 30 Maret 2025 mengorbankan rumah warga hingga sampai rubuh dibagian belakang.
“Kalau malam takbiran itu saya tau Kastela dan Rua juga ada kejadian begini, saya pasti kesini juga, karena malam itu saya ada tinjau banjir di Gambesi pukul 23:39 WIT sampai 03:00 WIT dan hari ini saya sudah turun dan melihat kondisinya,” ujar Anita dilokasi banjir, pada Selasa 1 April 2025. 
Untuk itu pihaknya mengaku melihat betul bagimana panik dan kondisi, sehingga langsung melakukan evakuasi beberapa korban banjir di Kelurahan Gambesi ke Instalasi gawat darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ternate.
“Kalau kami tau disini, pasti saya langsung kesini bersama warga, hanya karena malam itu saya tidak tau, tapi yang saya tahu hanya Gambesi dan Rua, karena kemarin kami bagi dua tim, setelah saya tau tadi langsung hubungi rekan-rekan ayo ke Kastela,” katanya.
Ia mengaku terjun langsung ke warga terdampak banjir karena memiliki rasa empati kepada masyarakat, kasian juga kan, karena kalau mau jujur semua manusia akan panik kalau alam sedang tidak baik-baik saja.
“Sebelum saya kesini saya telpon dulu pak Walikota Ternate, tapi pak Walikota mengatakan kita mendahulukan dulu yang di Rua dan Gambesi dengan alat berat, makanya saya katakan tadi, saya tunggu disini sampai alat itu datang,” tukasnya.
Sementara itu pihaknya hadir di Kelurahan Rua bersama pemerintah untuk bertatap muka bersama warga bagaimana caranya menyelesaikan kondisi ini seperti semula, salah satunya adalah harus mendatangkan alat berat.
“Alat berat (Excavator) sudah ada satu yang bekerja di Rua, dan malam ini akan tambah satu untuk Kelurahan Rua, agar membersihkan semua tumpukan materil yang ada sampai di jalan akibat banjir bandang,” ucapnya.
Dia mengaku agar masyarakat bisa membersihkan rumah mereka yang terdampak banjir dan bisa beraktivitas seperti semula, karena warga disini (Rua) sudah trauma dengan yang pernah terjadi satu kali.
“Untuk itu kami mencoba untuk membantu mengkondisikan areal ini, masyarakat juga sudah bisa bersama-sama anggota polri dan TNI membersihkan,” tandasnya.
Anita menegaskan sebanyak 52 orang personil dari mako polres Ternate dan Polsek Ternate Pulau jadi kurang lebih 70 orang bertahan disini melakukan pengamanan sampai Excavator itu datang.
“Dan saya juga tetap hadir disini sampai memang betul permintaan warga itu sudah terpenuhi,” pungkasnya. ***
Editor : Redaksi
Pewarta : Saha Buamona














