Klikfakta.id, TERNATE – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara (Malut) Irjen Pol. Waris Agono menekankan pentingnya peran para pimpinan Satuan Kerja (Satker) di Polda Malut sebagai kuasa pengguna anggaran.
Penekanan Kapolda Maluku Utara itu disampaikan dalam membuka kegiatan taklimat awal audit Kinerja Tahap I Itwasda Polda Malut pada Tahun Anggaran 2025.
Audit kinerja yang berlangsung Senin 5 Mei 2025 di aula Direktorat Lalu Lintas Polda Malut dengan fokus pada aspek perencanaan dan pengorganisasian dilingkungan Polda Maluku Utara.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol Stephen M. Napiun, Pelaksana Harian Irwasda Polda Malut, dan para pejabat utama Polda, serta Kapolres maupun Kapolresta Jajaran.
Kapolda Malut Irjen Pol Waris Agono dalam sambutannya, menegaskan pentingnya audit sebagai instrumen pengendalian awal terhadap program kerja yang telah dirancang. 
“Audit kinerja ini bukan sekadar evaluasi, akan tetapi bagian dari integral untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan efektif dan efisien,” ujar Waris pada Selasa 6 Mei 2025.
Audit yang dijadwalkan mulai 5 hingga 30 Mei ini mencakup berbagai bidang diantaranya operasional, sumber daya manusia, logistik, hingga keuangan.
Irjen Pol Waris Agono mengimbau kepada seluruh kepala satuan kerja agar menjalin komunikasi terbuka dan kooperatif dengan tim auditor.
“Karena tujuan utamanya adalah mendeteksi sejak dini potensi penyimpangan, serta memperkuat sistem pengendalian internal, dan kepercayaan dari pengawas eksternal seperti BPK RI, terus kita jaga,” tegasnya.
Kapolda juga menyoroti dengan adanya ditemukannya temuan yang sudah berulang dalam hasil audit tahun sebelumnya, yang menunjukkan kelemahan dalam pengawasan internal.
Untuk itu, Waris menekankan pentingnya peran para pimpinan Satker sebagai Kuasa Pengguna Anggaran untuk menindaklanjuti temuan tersebut secara serius.
Ia juga menekankan bahwa Itwasda tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra konsultatif yang membantu peningkatan kapabilitas satuan kerja.
“Itwasda harus menjadi quality assurance yang mendampingi, bukan sekadar mengawasi,” pungkasnya.
Jenderal bintang dua itu juga mendorong transparansi anggaran melalui media informasi publik seperti situs resmi dan papan pengumuman dilingkungan kerja masing-masing Satker.
Mengakhiri sambutannya, Kapolda menyampaikan apresiasi kepada jajaran Itwasda dan tim audit.
“Laksanakan tugas dengan profesional, karena ditemukan hal-hal yang perlu diperbaiki, dan berikan edukasi demi terwujudnya Polda Malut yang semakin akuntabel dan berintegritas,” pungkasnya. ***
Editor : Redaksi
Pewarta : Saha Buamona












