Klikfakta.id, TIDORE — Pria berinisial AH (43), yang diduga seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) warga Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara ditangkap polisi karena diduga memiliki narkotika jenis sabu.
AH diamankan oleh Tim Oprasional Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Maluku Utara di Desa Hijrah, Kecamatan Oba Utara, pada Kamis (5/2/2026).
Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Wahyu Bram Istanto W, menjelaskan bahwa penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat adanya aktivitas mencurigakan terhadap pelaku.
Berdasarkan informasi itu, tim melakukan profiling dan berhasil membekuk AH di area parkiran Toko Intisari 2.
“Pada saat penangkapan dan penggeledahan badan, petugas menemukan satu saset kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu,” ujar Kombes Wahyu, Rabu (11/2/2026).
Dari hasil interogasi, AH mengakui menyimpan sisa barang haram tersebut di dalam mobilnya.
Menindaklanjuti pengakuan itu, pada Jumat (6/2/2026) petugas juga kembali melakukan penggeledahan terhadap mobil milik pelaku.
“Hasil penggeledahan mobil, petugas kembali menemukan tiga saset kecil diduga narkotika jenis sabu yang dililit lakban hitam. Total barang bukti yang diamankan sebanyak empat saset kecil dengan berat keseluruhan 4,02 gram,” ungkapnya.
Selain sabu, polisi juga menyita barang bukti lain berupa satu unit telepon genggam merek Xiaomi warna hitam beserta satu kartu SIM, serta satu buah kuas hitam.
Selanjutnya, AH beserta seluruh barang bukti dibawa ke Kantor Ditresnarkoba Polda Maluku Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kombes Wahyu menegaskan, pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen Polda Maluku Utara dalam memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya.
“Polda Maluku Utara tidak akan mentolerir segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Penindakan akan terus dilakukan secara tegas, profesional, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi kepada pihak kepolisian.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi. Jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika, segera laporkan. Karena peran masyarakat sangat penting dalam menjaga lingkungan yang bersih dari narkoba,” pungkasnya. (sah/red)













