Klikfakta.id, SOFIFI — Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Waris Agono perintahkan proses hukum para pelaku prakti penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi.
Penegasan tersebut disampaikan Kapolda Malut dalam rangka untuk menjaga kelancaran dalam penyaluran BBM ke Masyarakat agar selama Hari Raya Idul Fitri Tercukupi
Meski begitu, namun Jenderal bintang dua di Polda Maluku Utara itu menegaskan wilayah Maluku Utara hingga saat ini stok BBM masih aman, karena belum ada kelangkaan.
“Di Maluku Utara sudah kita pastikan dengan Pertamina dan mereka menyampaikan tidak ada kelangkaan BBM,” ujar Kapolda usai apel operasi Ketupat Kie Raha di lapangan Catur Prasetya Mapolda, Sofifi, Kamis (12/3/2026).
Selain BBM, Irjen Pol Waris Agono memastikan ketersediaan elpiji juga harus cukup hingga akhir lebaran idul fitri, Ia menegaskan, sejauh ini tidak ada penimbunan BBM karena para pihak selalu melakukan operasi pada setiap hari.
Kapolda juga meminta kepada warga jika ada yang melihat atau menyaksikan adanya dugaan penimbunan BBM maka segera melaporkan, sejauh ini tidak ada penimbunan karena terus dilakukan operasi tiap hari.
Apalagi dengan adanya operasi Ketupat ini masing-masing tupoksi yakni Satgas Gakkum melakukan tindakan upaya upaya penimbunan,
“Kalau ada yang melihat atau menyaksikan mengetahui adanya penimbunan maka laporkan saja ke kami, karena yang jelas saya pastikan akan ditindak tegas,” pungkasnya. (sah/red)














