banner 468x60 banner 468x60

Pimpin Pakta Integritas Anggota Polri 2026, Kapolda Malut Tegaskan Prinsip BETAH

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Waris Agono Memimpin Penandatanganan Pakta Integritas serta Sumpah Panitia dan Peserta Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 Panda Polda Malut( Dok : Humas Polda Malut)

Klikfakta.id, SOFIFI – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara Irjen Pol. Waris Agono memimpin penandatanganan pakta integritas serta sumpah panitia dan peserta Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 Panda Polda Malut.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (31/3/2026) di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara, Sofifi.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda didampingi Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, serta dihadiri para pejabat utama Polda, panitia seleksi, perwakilan calon siswa (casis), dan orang tua/wali.

Kapolda menyampaikan bahwa penerimaan anggota Polri merupakan bagian dari fungsi penyediaan personel melalui tahapan seleksi yang ketat guna menghasilkan anggota yang berkualitas, profesional, dan berintegritas.

Irjen Pol. Waris Agono juga menegaskan kepada panitia daerah bersama orang tua/wali serta calon peserta bahwa seleksi casis ini Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH) untuk dapat mewujudkan komitmen.

“Sehingga melalui pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas pada penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di Panda Polda Maluku Utara berkomitmen dengan prinsip BETAH,” ujar Waris.

Menurutnya, komitmen ini menjadi langkah awal dalam membangun sumber daya manusia Polri yang unggul, sekaligus memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa proses seleksi yang dilaksanakan secara objektif, transparan, serta bebas dari praktik kecurangan.

“Untuk itu saya tekankan bahwa keberhasilan proses seleksi membutuhkan komitmen seluruh pihak, baik peserta, orang tua/wali, dan panitia, maupun pengawas internal dan eksternal, agar prinsip BETAH benar-benar diterapkan dalam setiap tahapan seleksi,” tegas Irjen Waris.

Ia menambahkan, proses seleksi ini diawasi secara ketat oleh pengawas internal Polri, yakni Itwasda dan Bidpropam, serta melibatkan pengawas eksternal dari berbagai instansi terkait di wilayah Maluku Utara.

Sebagai Ketua Panda, Kapolda menegaskan kepada seluruh pihak yang terlibat. Panitia diminta melaksanakan seleksi secara transparan dan akuntabel serta memegang teguh sumpah yang telah diucapkan.

“Para orang tua/wali diminta agar memberikan kepercayaan penuh kepada proses seleksi dan tidak terpengaruh jika ada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan cara tidak sah. Para peserta juga diimbau untuk percaya pada kemampuan diri sendiri,” tegasnya.

Jenderal, bintang dua itu juga berharap kepada pengawas agar menjalankan tugas secara profesional dan objektif. Kapolda menegaskan akan menindak tegas siapa pun yang terbukti melanggar ketentuan dalam proses seleksi tersebut.

Kapolda juga mengingatkan panitia di tingkat polres jajaran agar lebih teliti dalam pelaksanaan proses administrasi dan verifikasi, guna untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. (sah/red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page