Klikfakta.id, TERNATE — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono tegaskan lima poin penting yang harus dingat dan dilaksanakan seluruh personil Polda dan jajaran Polres.
Ketegasan itu disampaikan Kapolda saat Gelar Operasional (GO) triwulan I tahun 2026 yang dilaksanakan Polda Maluku Utara di Muara Hotel Ternate, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan GO tersebut untuk menganalisis dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas selama triwulan I atau tiga bulan terakhir 2026.
GO triwulan I 2026 yang dipimpin oleh Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono dihadiri Wakapolda dan seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda serta seluruh Kapolres hingga Kasat di jajaran Polda Maluku Utara.
Dalam GO, Kapolda Malut, Irjen Pol. Waris Agono, menyampaikan lima poin penting yang harus dingat dan dilaksanakan seluruh personil Polda dan jajaran Polres diantaranya:
1. Mengoptimalkan deteksi dini dan langkah preventif guna mencegah gangguan kamtibmas, termasuk potensi konflik sosial dan perang antar kampung.
2. Meningkatkan sinergitas dan koordinasi lintas instansi dalam penanganan bencana maupun konflik sosial.
3. Merespon setiap kejadian secara cepat, tepat, dan terkoordinasi guna mencegah eskalasi yang lebih luas.
4. Melaksanakan tugas secara profesional dengan mengedepankan pendekatan humanis serta menjunjung tinggi hukum dan hak asasi manusia.
5. Mengutamakan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas, serta melaksanakan setiap tindakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Lima poin ini penting, karena kehadiran Polri di tengah masyarakat harus benar-benar dirasakan, tidak secara fisik, tetapi melalui pelayanan cepat, sikap humanis serta tindakan yang memberikan rasa aman dan keadilan,” tegasnya.
Irjen Waris menuturkan, gelar operasional ini merupakan momentum penting untuk melaksanakan analisa dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas selama Triwulan I tahun 2026.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran atas dedikasi dan kerja keras yang ditunjukkan. Semoga pengabdian yang kita laksanakan dengan penuh keikhlasan menjadi amal ibadah dihadapan Tuhan Yang Maha Esa,” tuturnya.
Jenderal bintang dua di Polda Maluku Utara itu menyatakan berdasarkan hasil analisis dan evaluasi gangguan kamtibmas, jumlah kejadian pada triwulan I ini mengalami peningkatan dibandingkan triwulan IV tahun 2025.
Sementara itu untuk penyelesaian perkara mengalami penurunan.
“Hal ini menjadi perhatian serius bagi kita semua untuk meningkatkan efektivitas kinerja, baik dalam aspek pencegahan maupun penegakan hukum,” pungkasnya. (sah/red)Â














