banner 468x60 banner 468x60

Wabup Sula Lepas 16 CJH Musim Haji 2026

Pelepasan 16 calon jama'ah haji( CJH) pada musim haji tahun 2026 untuk diberangkatkan ke tanah Slsuci, yang berlangsung di Istana Daerah (ISDA) Dad Hia Ted Sua ( foto : Sudirman Umawaitina/ Klikfakta. id)

Klikfakta.id, KEPSUL – Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula, M. Saleh Marasabessy secara resmi lepaskan 16 orang calon jama’ah haji( CJH) pada musim haji tahun 2026 untuk diberangkatkan ke tanah Slsuci, yang berlangsung di Istana Daerah (ISDA) Dad Hia Ted Sua, pada Senin (27/4/2026).

Wabup Sula, M. Saleh Marasabessy dalam sambutannya menyampaikan, hari ini kita secara bersama melepaskan keluarga kita untuk menuju ke tanah suci dalam rangka menunaikan panggilan Allah SWT.

“Berpisah bersama mereka yang sifatnya sementara mengisyaratkan kepada kita, bahwa kepergian mereka mesti tidak harus kita iringi dengan tangisan atau bahkan bersuka ria, namun doa restu serta keikhlasan untuk saling memaafkan itulah yang mesti menjadi hal yang utama dan penting bagi keluarga kita yang akan menunaikan ibadah haji, ” ujar Wabup.

Wabup Saleh juga mengajak untuk mendoakan kepada 16 calon jamaah haji yang hari ini meninggalkan tanah Sula.

“Semoga diberikan kesalamatan, kekuatan iman, fisik yang prima, kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan segala syarat dan rukun haji di tanah suci hingga kembali lagi berkumpul bersama keluarganya, ” ucapnya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa, Ibadah haji tidak semudah dengan ibadah-ibadah lain. Artinya ibadah lain ketika kita melaksanakannya pasti kita masih berada di lingkungan keluarga serta masih tetap di negeri dan daerah kita sendiri.

“Jadi manfaatkanlah waktu sebaik mungkin agar dapat menyelesaikan syarat dan rukun haji dengan baik, berbaurlah bersama para tamu Allah yang datang dari segala penjuru dunia, serta jagalah kesehatan untuk nantinya kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan selamat sehat walafiayat, ” pesan wabup.

Ia juga berharap, kepada calon jamaah haji untuk selalu mendo’akan negeri kita ini agar senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, jauh dari segala mara bahaya dan bencana serta masyarakatnya hidup sejahtera, rukun, aman dan damai.

“Ibadah haji seperti yang kita ketahui bersama adalah ibadah yang mengahdirkan umat muslim dari seluruh penjuru dunia, ini artinya bahwa orang yang hadir dan terlibat dalam pelaksanaan ibadah haji disana bukan berasal dari Kepulauan Sula saja, namun datang dari berbagai negara, ” Imbuhnya.

Olehnya itu, pasti dalam proses pelayanan mulai dari kebarangkatan, pelaksanaan ibadah hingga kembali nantinya tidak semua urusan dapat berjalan sesuai yang diinginkan. ***

Editor     : Redaksi

Pewarta : Sudirman Umawaitina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page