Klikfakta.id, TERNATE — Polda Maluku Utara kembali meraih prestasi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) yang digelar di Baalrom Hotel Muara Ternate pada Tahun Anggaran 2025-2026, Senin (13/7/2026).
Prestasi yang diraih oleh Bidang Keuangan (Bidkeu) Polda Maluku Utara ketiga belas kali secara berturut-turut untuk tahun anggaran 2025-2026 yang diberikan ke Polda dalam rapat kerja teknis (Rakernis) keuangan seluruh jajaran Polres di Maluku Utara.
Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman mengaku lewat Rakernis tersebut guna untuk menyamakan persepsi fungsi pengelolaan keuangan di lingkungan Polda Maluku Utara, sehingga tidak ada penyalahgunaan keuangan negara.
“Selain Rakernis kita juga raih WTP sebanyak 13 kali berturut dari BPK RI, tentu ke depan harus dipertahankan agar lebih baik lagi,” ujar Kapolda saat dikonfirmasi diruangan kerjanya di Mapolda Maluku Utara, Sofifi Selasa (13/7/2026).
Kapolda juga menyatakan, dengan predikat ini merupakan wujud komitmen dari Polda Maluku Utara dalam transparansi penggunaan keuangan negara.
“Ini tentu menjadi komitmen kami, untuk di tahun berikutnya. Kami terus berkomitmen terkait dengan pemanfaatan dan penggunaan keuangan negara yang transparan, akuntabel dan dipertanggung jawabkan,” kata Kapolda.
Apalagi lanjut Kapolda berdasarkan evaluasi pusat keuangan Polri Polda Maluku Utara itu memperoleh nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) memcapai 97,74 dengan kategori sangat baik.
Dengan prestasi tersebut menjadi motivasi bagi seluruh Satuan Kerja (Satker) Polda Maluku Utara dan Polres jajaran untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan.
Irjen Pol Arif Budiman minta jadikan Rakernis tersebut sebagai sarana evaluasi dan juga untuk peningkatan kualitas, sinergi antar fungsi perencanaan, pengawasan dalam pengelolaan keuangan di masing-masing Satker agar realisasi anggaran selaras dengan capaian kinerja.
“Perkuat sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) guna untuk mencegah penyimpangan dan meminimalkan temuan pada pemeriksaan,” katanya.
Untuk itu Kapolda meminta kepada jajara agar menjaga jaga integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam mengelola keuangan negara.
Sebab menurutnya Rakernis ini menjadi forum yang produktif untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi terhadap regulasi, serta menghasilkan solusi yang bermanfaat dalam peningkatan tata kelola keuangan dilingkungan Polda Maluku Utara.
“Kepala personel yang berprestasi pastinya saya akan berikan penghargaan,” ucapnya.
Berikut Satker dan personel yang mendapat penghargaan dari kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Maluku Utara:
Polres Halmahera Utara sebagai Satker dengan nilai IKPA terbaik kategori pagu sedang tahun anggaran 2025.
Bidang Keuangan (Bidkeu) Polda Maluku Utara Satker terbaik penyusunan laporan keuangan tingkat UAPPA-W tahun anggaran 2025.
Dit Intelkam Polda Maluku Utara sebagai Satker terbaik dalam pengelolaan belanja digital tahun anggaran 2025.
Selain Itu juga Polres Halmahera Utara beserta Bendahara Satker, Aipda Munawar Husen menerima penghargaan dari Kapolri atas keberhasilan mempertahankan akuntabilitas pengelolaan keuangan dengan nilai IKPA yang sempurna (100) pada tahun anggaran 2025.(sah/red)













