DPRD Bahas Perubahan APBD 2026 Pendapatan Halut Naik Rp18,25 MiliarĀ 

Samuel
Bupati Halmahera Utara Peit Hein Babua, menyampaikan Kebijakan umum Perubahan Anggaran dan Perubahan prioritas Plafon Anggaran sementara Tahun Anggaran 2026. Senin (31/8/2026). Foto: Ummo

Klikfakta.id, HALUT– Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara memproyeksikan pendapatan daerah dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 mencapai Rp1.095.420.650.180,18 atau Rp1,095 triliun. Angka tersebut meningkat Rp18.254.968.617,18 dibandingkan APBD induk 2026 yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp1.077.165.681.563.

Proyeksi perubahan anggaran tersebut disampaikan Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si, dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Halmahera Utara tentang Penyampaian Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Halmahera Utara, Cristina Lesnusa, dan dihadiri Wakil Bupati Halmahera Utara Dr. Kasman Hi. Ahmad, M.Pd, Sekretaris Daerah E.J. Papilaya, anggota DPRD, Forkopimda serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bupati Piet Hein Babua mengatakan, perubahan APBD dilakukan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, khususnya ketentuan mengenai perubahan APBD apabila terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi Kebijakan Umum Anggaran.

Perubahan kebijakan pendapatan daerah juga didasarkan pada hasil evaluasi realisasi pendapatan hingga triwulan II Tahun Anggaran 2026 serta Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Dari total target pendapatan sebesar Rp1,095 triliun, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami peningkatan paling signifikan. Dalam APBD Perubahan 2026, target PAD diproyeksikan mencapai Rp211.550.163.199,77, naik Rp14.361.672.552,77 dibandingkan APBD awal sebesar Rp197.188.490.647.

Sementara itu, target Pendapatan Transfer dalam APBD Perubahan 2026 ditetapkan sebesar Rp872.522.291.355,41. Nilai tersebut mengalami kenaikan Rp2.503.832.201,41 dari target APBD awal sebesar Rp870.018.459.154.

Selain itu, target lain-lain pendapatan daerah yang sah juga mengalami peningkatan. Dalam perubahan APBD 2026, pos tersebut diproyeksikan mencapai Rp11.348.195.625, atau naik Rp1.389.463.863 dari APBD awal sebesar Rp9.958.731.762.

Tidak hanya pendapatan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara juga melakukan penyesuaian terhadap belanja daerah.

Dalam rancangan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026, belanja daerah direncanakan sebesar Rp1.085.382.944.267,15 atau Rp1,085 triliun. Jumlah tersebut mengalami kenaikan Rp10.217.262.704,15 dibandingkan APBD awal yang tercatat sebesar Rp1.075.165.681.563.

Dengan struktur pendapatan dan belanja tersebut, APBD Perubahan Kabupaten Halmahera Utara Tahun Anggaran 2026 diproyeksikan mengalami surplus sebesar Rp10.037.705.913,03.

Dalam struktur pembiayaan daerah, jumlah penerimaan pembiayaan pada APBD Perubahan Tahun 2026 tercatat sebesar minus Rp8.037.705.913,03, sementara pengeluaran pembiayaan direncanakan sebesar Rp2 miliar.

Melalui komposisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menargetkan Sisa Lebih Anggaran Tahun Berkenaan (SiLPA) Tahun 2026 nihil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *