Pasis Dikreg Seskoad LXVIII Sosialisasikan Pencegahan Karhutla Bersama UAS

Saha Buamona Klikfakta.id
Komunikasi sosial (Komsos) bersama tokoh agama Kabupaten Kampar, KH Al-Ustaz Abdul Somad ( foto : istimewa)

Klikfakta.id, KAMPAR — Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoad LXVIII Wilayah KKL Wilhan dan Binsat Kabupaten Kampar, Riau menggelar komunikasi sosial (Komsos) bersama tokoh agama Kabupaten Kampar, KH Al-Ustaz Abdul Somad. 

Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Rabu (2/9/2026) 

Dalam kegiatan tersebut diikuti sebanyak 14 Pasis Dikreg Seskoad LXVIII mengikuti kegiatan tersebut didampingi Kolonel Inf Hari Santoso, dan Kolonel Kav Donan Wahyu Sejati.

Komsos yang digelar di lingkungan Pondok Pesantren Tahfiz Qur’an Az-Zahra dan Pondok Pesantren Nurul Azhar, Rimbo Pajang, Kabupaten Kampar.

Kolonel Inf Hari Santoso mengatakan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. 

Menurutnya, penanganan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat, tokoh agama, pemerintah daerah, dunia usaha serta seluruh pemangku kepentingan.

Ia menilai tokoh agama memiliki posisi strategis menyampaikan edukasi kepada masyarakat pesan-pesan untuk menjaga lingkungan yang disampaikan secara langsung melalui khutbah, ceramah, pengajian dan berbagai kegiatan keagamaan.

“Pencegahan Karhutla harus dilakukan secara bersama-sama. Masyarakat perlu diberikan pemahaman bahwa menjaga lingkungan itu merupakan tanggung jawab kita semua,” ujar Hari Santoso.

Menurutnya, pendekatan pencegahan harus terus diperkuat agar masyarakat tidak hanya memahami bahaya Karhutla, tetapi memiliki kepedulian untuk mencegah terjadinya kebakaran sejak dini.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Melalui Komsos ini, diharapkan sinergi antara TNI, tokoh agama dan masyarakat semakin kuat dalam membangun kesadaran bersama terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah Karhutla, khususnya di wilayah Kabupaten Kampar. (sah/red) 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *