Klikfakta.id,TERNATE — Pembangunan dan renovasi Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Tingkat IV Ternate, Maluku Utara, ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada akhir 2026.
RS Bhayangkara Ternate berlokasi di eks Polda Maluku Utara, Jalan Kapitan Pattimura, Kelurahan Kalumpang, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.
Rumah sakit milik Polri tersebut nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi anggota kepolisian dan keluarganya, akan tetapi terbuka juga untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara umum.
Pengelolaan pelayanan kesehatan pada RS Bhayangkara berada di bawah pengawasan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Maluku Utara.
Rumah sakit ini diproyeksikan memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit.
Kepala Biddokkes Polda Maluku Utara Kombes Pol drg. Robert Apriyadi melalui Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat IV Ternate AKP dr. Miko Sidartha mengatakan, proses renovasi hingga saat ini masih terus berjalan.
“Memang Rumah Sakit Bhayangkara ini tidak berhalangan, akhir tahun sudah bisa beroperasi,” kata Miko saat dikonfirmasi di Ternate, Rabu (9/9/2026).
Menurut dia, sejumlah ruangan masih dalam tahap pengerjaan dan melengkapi berbagai fasilitas penunjang pelayanan kesehatan.
“Saat ini masih proses renovasi. Masih ada beberapa ruangan yang sedang dilengkapi dan semuanya masih dalam proses pekerjaan,” ujarnya.
Miko menjelaskan, RS Bhayangkara Ternate saat ini masih berstatus tipe D. Pekerjaan renovasi dan pemenuhan fasilitas terus dikebut agar rumah sakit tersebut dapat digunakan sesuai target.
“Kita targetkan akhir tahun bisa digunakan dan sekarang pekerjaan terus dilakukan,” bebernya.
RS Bhayangkara Ternate nantinya dilengkapi sejumlah fasilitas medis untuk mendukung pelayanan kepada pasien.
Diantaranya ventilator untuk menunjang perawatan pasien kritis di ruang ICU, dental X-ray untuk pemeriksaan gigi dan rahang, ultrasonografi (USG), USG 4D, serta echocardiogram atau USG jantung.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung pelayanan medis, mulai dari pemeriksaan dasar hingga penanganan pasien yang membutuhkan perawatan intensif.
Selain fasilitas medis, RS Bhayangkara Ternate juga menyiapkan sejumlah ruangan pelayanan dan perawatan.
Ruangan tersebut meliputi Intensive Care Unit (ICU), High Care Unit (HCU), ruang rawat inap, ruang perawatan intensif, ruang operasi, serta radiologi, laboratorium, hingga instalasi forensik.
ICU diperuntukkan bagi pasien dengan kondisi kritis yang membutuhkan pemantauan ketat selama 24 jam dan dapat memerlukan bantuan ventilator.
Sementara HCU diperuntukkan bagi pasien yang kondisinya lebih stabil, namun masih membutuhkan pemantauan medis secara intensif.
Adapun ruang operasi yang disiapkan untuk mendukung tindakan pembedahan, sedangkan radiologi dan laboratorium menjadi fasilitas penunjang diagnosis serta pemantauan kondisi pasien.
Instalasi forensik juga disiapkan untuk mendukung kebutuhan pemeriksaan medis yang berkaitan dengan kepentingan penegakan hukum.
Dari sisi kapasitas, RS Bhayangkara Ternate menyiapkan 56 tempat tidur untuk ruang rawat inap, ditambah lima tempat tidur ICU yang dilengkapi lima ventilator, serta dua tempat tidur untuk Pediatric Intensive Care Unit (PICU).
Selain penyelesaian ruangan dan fasilitas medis, pihak rumah sakit juga tengah memproses instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
Miko mengatakan, proses IPAL rumah sakit saat ini telah berjalan dan tinggal menunggu tahapan verifikasi dari instansi terkait.
“Untuk saat ini kita juga sudah proses IPAL rumah sakit yang terbaru. Untuk IPAL sendiri semuanya sudah diproses, menunggu verifikasi dari Dinas,” pungkasnya. (sah/red)


















