Klikfakta.id, HALTENG — Bentrokan antara warga Desa Banemo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, dengan aparat kepolisian terjadi pada Kamis (24/9/2026) pagi.
Kericuhan dipicu aksi protes warga terhadap proses penegakan hukum kasus meninggalnya mantan Kepala Desa Bobane Jaya, Ustad Ali Daud.
Dalam aksi tersebut, warga terlibat saling dorong dengan ratusan personel Brimob Polda Maluku Utara yang disiagakan di lokasi.
Baca Juga :
Kapolda Malut Diberikan PR Tuntaskan Kasus Pembunuhan OTK di Pulau Halmahera
Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Hadi Poerwanto membenarkan adanya aksi protes yang berujung kericuhan itu.
“Memang tadi ada aksi protes dari masyarakat setempat terhadap penegakan hukum di Desa Banemo, jam 9 pagi, dan alhamdulillah sekarang sudah reda kondusif,” ujar Hadi.Â
Berawal dari Kasus Kematian Mantan KadesÂ
Kasus ini bermula dari kematian Ustad Ali Daud, mantan Kades Bobane Jaya, yang ditemukan meninggal dalam kondisi tidak wajar di area perkebunan warga pada 2 April 2026 lalu.
Peristiwa itu sempat memicu ketegangan antar warga Desa Sibenpopo dan Desa Banemo.
Konflik antar warga tersebut kemudian diselesaikan melalui kesepakatan damai. Kedua desa sepakat menjaga persaudaraan, saling memaafkan, menolak provokasi, dan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah adat.
Namun, proses hukum terkait kematian Ali Daud tetap dilanjutkan.
Baca Juga :
Kapolda Malut Tegaskan Pengungkapan Kasus Dugaan Pembunuhan di Halteng Terus BerjalanÂ
Tim Reserse Mobile (Resmob) Polda Maluku Utara melakukan penyelidikan sejak April 2026 dan mengamankan sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
 Polisi disebut telah mengidentifikasi lima orang sebagai terduga pelaku.
Penangkapan itulah yang kemudian mendapat penolakan dari sebagian masyarakat Desa Banemo hingga berujung aksi protes dan bentrokan.
Hingga berita ini diturunkan, polisi belum merinci kronologi lengkap bentrokan maupun kondisi korban luka dari pihak warga maupun aparat. Situasi di Desa Banemo dilaporkan telah kembali kondusif. (sah/red)Â



















