Klikfakta.id,SOFIFI – Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Slamet Hariyadi menghadiri kegiatan dzikir dan tabligh akbar dalam rangka untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Provinsi Maluku Utara di Sofifi, pada Minggu (11/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Wakil Gubernur Sarbin Sehe, Sekretaris Daerah Samsudin Abdul Kadir, perwakilan Kabinda dan Danrem, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang disampaikan oleh Ustaz Das’ad Latif.
Dalam sambutannya, Gubernur Sherly Tjoanda Laos mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT ke-27 Provinsi Maluku Utara sebagai momentum untuk mendoakan para pendahulu serta putra-putri terbaik daerah yang telah berjuang membangun Maluku Utara.
“Saya tegaskan, keberagaman suku, agama, pulau, dan kepercayaan bukanlah penghalang untuk memperkuat persatuan. Sebaliknya, keberagaman tersebut menjadi kekuatan dalam mewujudkan Maluku Utara sebagai rumah bersama,” katanya.Â
Menurutnya, seluruh masyarakat memiliki tujuan yang sama, yakni untuk memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat demi masa depan generasi mendatang.
Gubernur juga menyoroti sejumlah tantangan pembangunan yang masih perlu mendapat perhatian, terutama pemerataan infrastruktur jalan, konektivitas antarwilayah, serta peningkatan akses pendidikan dan kesehatan.
“Peningkatan pelayanan kesehatan, termasuk layanan operasi jantung dan bedah saraf, serta pengembangan fasilitas rumah sakit menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” paparnya.Â
Selain itu, perhatian terhadap petani dan nelayan perlu terus ditingkatkan melalui kemudahan memperoleh pupuk dan bibit, serta penyediaan akses jalan yang memadai untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
“Karena penting mengingat sebagian warga masyarakat Maluku Utara menggantungkan kehidupan pada pendapatan sektor pertanian dan perikanan,” pungkasnya.Â
Pada kesempatan itu, Gubernur turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersamaan, saling memaafkan, dan dapat memperkuat persatuan agar pembangunan dilaksanakan pemerintah memberikan manfaat secara luas.
Doa bersama juga dipanjatkan bagi masyarakat di sejumlah wilayah Halmahera yang terdampak kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat juga berharap warga terdampak segera mendapatkan pertolongan serta penanganan yang diperlukan.
Kehadiran Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Slamet Hariyadi dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam memperingati hari jadi Provinsi Maluku Utara.
Melalui kegiatan dzikir dan tabligh akbar ini, diharapkan semangat kebersamaan dan persatuan semakin kuat, sekaligus menjadi landasan dalam mewujudkan Maluku Utara yang aman, damai, maju, dan sejahtera. (sah/red)Â




















