Klikfakta.id, KEPSUL – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula (Pemkab Sula) melalui Dinas pendidikan, menggelar sosialisasi Sistem penerimaan murid baru (SPMB) jenjang pendidikan SD dan SMP Se-kabupaten Kepulauan Sula tahun ajaran 2026/2027, yang berlangsung di Aula Istana Daerah (ISDA), pada Selasa (21/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh puluhan kepala sekolah dari masing-masing sekolah di tingkat SD dan SMP Se-kabupaten Kepulauan Sula.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Marini Nur Ali dalam sambutannya menyampaikan, Pendidikan adalah pilar utama dalam membangun peradaban sebuah daerah.
Terutama di kepulauan sula yang kita cintai ini, visi kita sangat jelas, yakni “Mewujudkan Sula Bahagia”. Dimana, salah satu indikator utamanya adalah tersedianya akses pendidikan yang merata, berkualitas, dan transparan bagi seluruh anak cucu kita.
“Proses penerimaan murid baru bukan sekedar rutinitas tahunan perpindahan siswa dari satu jenjang ke jenjang berikutnya. Ini adalah pintu gerbang pertama bagi anak-anak kita untuk meraih cita-cita mereka, ” jelasnya.
Melalui sosialisasi SPMB, Marini menekankan beberapa hal penting, yakni Objektivitas dan Transparansi, Pemerataan Akses (Zonasi), dan Digitalisasi dan Kemudahan.
“Saya tegaskan bahwa sistem penerimaan harus dilakukan secara terbuka. Tidak boleh ada “jalur belakang” atau praktik-praktik yang merugikan masyarakat. Semua anak Sula memiliki hak yang sama untuk mendapatkan bangku sekolah, ” ucapnya.
“Kita terus berupaya agar tidak ada lagi penumpukan siswa hanya di sekolah-sekolah tertentu. Setiap sekolah di Kepulauan Sula harus menjadi “Sekolah Unggulan” di wilayahnya masing-masing,” tambahnya
Lebih lanjut, Marini menyatakan bahwa, di era transformasi digital ini, kita harus mulai membiasakan sistem yang akuntabel guna meminimalisir kesalahan administratif dan memudahkan orang tua dalam proses pendaftaran.
“Kita harus melayani masyarakat dengan hati. Berikan informasi sejelas-jelasnya kepada orang tua wali murid, terutama di wilayah-wilayah yang akses informasinya masih terbatas, ” pesannya. g
” Jangan sampai ada anak usia dini yang sekolah di Kepulauan Sula menjadi putus sekolah hanya karena kendala administratif saat pendaftaran, ” sambungnya.
Marini juga mengajak kepada para orang tua wali murid untuk mendukung program tersebut dengan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.
“Saya sangat yakin dan percaya bahwa Pemerintah Daerah terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana di seluruh sekolah, sehingga di mana pun anak kita bersekolah, kualitasnya tetap terjaga, ” pungkasnya. ***
Editor   : RedaksiÂ
Pewarta : Sudirman Umawaitina














