banner 468x60 banner 468x60

Gelar Rakor Ops Ketupat 2026, Kapolda Malut Tekankan Sinergi dan Kesiapsiagaan Seluruh Jajaran

Dok, Humas Polda Malut

Klikfakta. id, SOFIFI — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara Irjen Pol. Waris Agono memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) khusus bersama para Pejabat Utama, Kapolresta, dan Kapolres jajaran Polda Maluku Utara, Rabu (4/3/2026) di ruang kerja Kapolda Maluku Utara, Sofifi.

Rakor tersebut menindaklanjuti rakor kordinasi sebelumnya di gedung Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, yang dipimpin oleh langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, pada Senin (2/3/2026) dengan “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyatukan presepsi serta juga memperkuat sinergi lintas pemerintah daerah dalam rangka pengamanan arus mudik atau balik perayaan Idul Fitri 1447 Hijrah/2026 M.

Rakor yang digelar itu juga untuk memastikan pengaman dan pelayanan selama arus mudik, Polri harus menggelar operasi ketupat sejak tanggal 13 Maret hingga 25 Maret Tahun 2026.

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Waris Agono menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026, itu bagaimana menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas, baik jalur darat, laut, maupun udara.

Untuk itu selain itu, berbagai aspek strategis, rakor tersebut juga membahas, mulai kesiapan personel, sarana dan prasarana, hingga pola pengamanan di titik-titik yang rawan.

Tempat yang rawan itu seperti pelabuhan, dan bandara, pusat keramaian, serta jalur-jalur transportasi yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas.

“Koordinasi ini penting, terutama bagi daerah kepulauan di wilayah jajaran Polres, kesiapan personel, sarana prasarana, dan langkah untuk antisipatif harus menjadi fokus utama dalam pengamanan Idul Fitri,” ujar Irjen Waris, Kamis (5/3/2026).

Kapolda menekankan pentingnya sinergi dan kesiapsiagaan seluruh jajaran menghadapi momentum Idul Fitri, khususnya memberikan pelayanan, pengamanan, serta kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat selama periode operasi berlangsung.

Selain itu, berbagai aspek strategis juga turut dibahas, mulai dari kesiapan personel, sarana dan prasarana, hingga pola pengamanan di titik-titik rawan seperti pelabuhan, bandara, pusat keramaian, serta jalur-jalur transportasi yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas.

“Untuk itu Saya mengingatkan kepada seluruh Kapolres serta Kapolresta terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan instansi lainnya guna memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar,” tegas Jenderal Bintang Dua di Polda Maluku Utara.

Melalui Rakor ini, diharapkan seluruh Jajaran Polda Maluku Utara dapat bersinergi secara optimal agar pelaksanaan mudik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, lancar, dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. (sah/red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page