Kapolda Ajak Warga Jaga Persatuan: Jadikan Maluku Utara Rumah Bersama yang Aman dan Damai

Saha Buamona Klikfakta.id
Kapolda saat menggelar kumpul bersama masyarakat di Pelabuhan Speed Boat Sofifi, pada Rabu (28/10/2026) Dok : Humas

Klikfakta.id, SOFIFI – Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Maluku Utara sebagai rumah bersama dengan aman dan damai, serta harmonis. 

Ia menegaskan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bukan hanya tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga :

Perdana Kapolda Malut Gandeng 25 Perusahaan Berikan Beasiswa ke 106 Mahasiswa

Ajakan tersebut disampaikan Kapolda saat menggelar kumpul bersama masyarakat di Pelabuhan Speed Boat Sofifi, pada Rabu (28/10/2026). 

Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan ruang publik yang aman dan kondusif.

Baca Juga :

Bangun 107 Unit Rumdis, Kapolda Malut : Ini Untuk Kesejahteraan Anggota

Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Sofifi Aida Muhtar, anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan Efendi Ardianto Akadir, serta masyarakat Kelurahan Sofifi.

Arif Budiman menekankan bahwa stabilitas keamanan tidak terwujud tanpa kepedulian dan kerja sama masyarakat. 

Untuk itu, Kapolda mengajak warga menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, serta mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan.

Baca Juga

Urusan SKCK Makin Mudah, Kapolda Malut Turunkan Mobil Keliling

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, tapi tanggung jawab kita bersama. Maka Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persaudaraan dan memperkuat kepedulian lingkungan, serta tidak mudah terprovokasi dengan persoalan yang dapat memecah belah persatuan,” tegas Kapolda.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat agar mewaspadai berbagai potensi gangguan kamtibmas, mulai dari peredaran minuman keras, penyalahgunaan narkoba, serta tindak kekerasan, hingga konflik sosial.

Menurutnya, persoalan yang terlihat kecil sekalipun perlu disikapi secara bijak agar tidak berkembang menjadi konflik yang merugikan masyarakat luas.

“Jangan biarkan persoalan kecil berkembang menjadi perpecahan. Jika ada masalah, mari kita selesaikan dengan hati melalui komunikasi dan musyawarah. Jangan sampai kepentingan sesaat merusak hubungan persaudaraan yang sudah terjalin,” ujarnya.

Selain itu, Kapolda mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. 

Ia meminta warga tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi, apalagi ikut menyebarkan kabar provokatif yang berpotensi memicu keresahan dan konflik di tengah masyarakat.

Arif juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas.

Perhatian khusus turut disampaikan terhadap perlindungan generasi muda dari bahayanya narkoba, miras, dan berbagai pengaruh negatif lainnya. 

Ia menilai keluarga, tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berkualitas.

“Mari kita bersama-sama melindungi generasi muda dari narkoba, miras, dan berbagai pengaruh negatif yang merusak masa depan mereka. Ini membutuhkan kepedulian kita semua, terutama keluarga dan para tokoh masyarakat,” katanya.

Kapolda berharap, kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat tidakterbangun hanya melalui kegiatan silaturahmi, tetapi juga diwujudkan dengan tindakan nyata untuk menjaga kedamaian dan keamanan di lingkungan masing-masing.

Ia menegaskan, perbedaan suku, agama, dan budaya, atau pandangan tidak boleh menjadi alasan untuk saling bermusuhan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan dalam memperkokoh persatuan di Maluku Utara.

“Maluku Utara adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga agar tetap aman, damai, dan harmonis. Perbedaan harus menjadi kekuatan, sedangkan persaudaraan menjadi landasan untuk menjaga persatuan,” tutupnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Maluku Utara berharap terbangun komunikasi yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan keamanan dapat dicegah sejak dini melalui kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong. (sah/red) 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *