Klikfakta.id, TERNATE– Langkah Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Waris Agono, yang mengambil langkah tegas dengan menutup aktivitas pertambangan ilegal di sejumlah wilayah di Maluku utara menuai apresiasi Konsorsium Advokasi Tambang (KATAM) Maluku Utara, dengan berkunjung ke Mapolda Maluku Utara pada Rabu 23 April 2025.
Kunjungan itu dilakukan oleh Sekretaris Jendral KATAM Maluku Utara Zulfandi Gani dan disambut langsung oleh Kapolda Malut Irjen Pol Waris Agono didampingi Kabid Humas Kombes Pol. Bambang Suharyono.
Pertemuan tersebut tidak sekadar basa-basi, melainkan menjadi ruang dialog yang serius mengenai tantangan dan harapan di sektor pertambangan Maluku Utara.
Keduanya berdiskusi santai namun sarat makna, membahas isu tambang ilegal, perlindungan lingkungan, hingga pentingnya edukasi bagi masyarakat.
Zulfandi selaku sekretaris jendral KATAM Maluku Utara,menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Polda Malut dalam mendengarkan aspirasi masyarakat.
Ia juga menegaskan komitmen KATAM untuk terus bersinergi, mendukung upaya penegakan hukum yang adil dan perlindungan lingkungan berkelanjutan.
Kemudian Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap aktivitas tambang ilegal yang dinilai semakin merusak lingkungan.
Harapannya, kepolisian dapat bertindak tegas dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis.
“Edukasi keluhan masyarakat di wilayah tambang juga menjadi langkah penting dalam menciptakan kesadaran hukum dan menjaga kelestarian alam,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolda Malut Irjen Pol Waris Agono menyambut baik ajakan tersebut langsung menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi kompleksitas industri ekstraktif.
“Polda tentu tidak bisa bekerja sendiri, kami sangat menghargai masukan dari masyarakat sipil, termasuk KATAM, sebagai mitra dalam menjaga ketertiban dan kelestarian,” kata Irjen Pol Waris.
Pertemuan diakhiri dengan komitmen untuk membangun komunikasi yang lebih rutin.
“Semangat gotong royong disebut sebagai kekuatan utama dalam menghadapi tantangan di daerah yang terus berkembang,” sebut Kapolda. ***
Editor : Redaksi
Pewarta : Saha Buamona














