Klikfakta. id, SAUMLAKI– Kepala Sekolah SMPN 2 Nirunmas, Orpa J. Sairdekut yang juga bertindak sebagai pembina pramuka, secara resmi membuka kegiatan Perkemahan yang diikuti sebanyak 68 peserta didik dan 18 dewan guru.
Kegiatan ini dirancang bukan sekadar sebagai aktivitas kepramukaan, melainkan sebagai ruang pembelajaran karakter dan penguatan semangat kebangsaan.

Kepala SMP Negeri 2 Nirunmas, Orpa J. Sairdekut, dalam laporannya mengatakan, perkemahan menjadi bagian dari strategi pendidikan untuk membentuk peserta didik yang memiliki kepribadian kuat sekaligus mampu beradaptasi dan bekerja bersama orang lain.
“Puji Tuhan, kegiatan ini diikuti sebanyak 68 siswa dan siswi SMP Negeri 2 Nirunmas. Kami berharap melalui kegiatan ini anak-anak dapat belajar tentang kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, kekompakan dan kepemimpinan,” ujarnya.

Menurut Orpa, pengalaman yang diperoleh peserta didik selama kegiatan kepramukaan diharapkan tidak berhenti ketika perkemahan berakhir.
Nilai disiplin, gotong royong, kepemimpinan dan tanggung jawab perlu dibawa ke lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat
Perkemahan juga menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan bekerja sama.
” Dalam konteks pendidikan, pembentukan karakter tersebut berjalan beriringan dengan upaya menanamkan kecintaan terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, ” ucapnya
Orpa yang juga Kepsek SMP Negeri 2 Nirunmas dalam arahanya, menegaskan bahwa, gerakan Pramuka memiliki posisi penting dalam pendidikan generasi muda karena memberikan pengalaman langsung tentang bagaimana seseorang belajar bertanggung jawab, bekerja dalam tim dan mengambil keputusan.
“Pramuka bukan hanya tentang kegiatan di alam terbuka, tetapi juga tentang membentuk karakter generasi muda agar memiliki disiplin, tanggung jawab, mandiri, serta mampu bekerja sama dan memberikan manfaat bagi lingkungan,” kata Orpa
Ia mengapresiasi sekolah dan para pembina Pramuka yang terus memberikan ruang kepada peserta didik untuk belajar melalui pengalaman.
Menurutnya, pendidikan karakter akan lebih bermakna ketika nilai yang diajarkan tidak berhenti sebagai teori, tetapi dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Orpa juga meminta seluruh peserta mengikuti rangkaian perkemahan dengan sungguh-sungguh, menjaga kekompakan dan menjunjung tinggi Tri Satya serta Dasa Dharma Pramuka.
“Jadikan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk belajar! Bukan hanya belajar menjadi anggota Pramuka, tetapi belajar menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, mampu bekerja sama dan siap memberikan manfaat bagi orang lain,” pesannya.
Momentum perkemahan juga memiliki relevansi kuat dengan semangat kekompakan, kata Orpa, perlu diterjemahkan generasi muda dalam bentuk tanggung jawab untuk belajar, berkarya, menjaga persatuan dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan
Ia berharap pengalaman selama perkemahan dapat menjadi bekal bagi peserta didik untuk tumbuh sebagai generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, akhlak mulia, kemandirian dan kepedulian sosial.
“Generasi yang kita siapkan hari ini adalah generasi yang akan menentukan wajah bangsa pada masa mendatang! Karena itu, pendidikan harus mampu membentuk anak-anak yang cerdas sekaligus berkarakter,” tegasnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rangkaian agenda perkemahan. (san/red)




















