Polres Ternate Pulangkan 16 Orang Massa Aksi di DPRD yang Sempat Ditahan

Klikfakta.id, TERNATE – Sebanyak 16 orang yang diduga ditahan dan alami kekerasan dari pada oknum polisi saat aksi unjuk rasa didepan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate, oleh Polres telah dipulangkan, pada Selasa 2 Agustus 2025.

Hal ini turut dibenarkan langsung oleh Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Ternate, AKP Bakri Syahruddin dengan mengatakan memang benar 16 orang yang diamankan untuk dimintai keterangan itu sudah dipulangkan.

Ia juga menegaskan bahwa dari 16 pengunjuk rasa yang diamankan itu 3 orang diantaranya masih pelajar dan anak di bawa umur, mereka sudah dipulangkan terlebih dahulu pada Senin malam usai aksi unjuk rasa.

“Tiga anak sekolah itu kami sudah pulangkan tadi malam, namun yang 13 mahasiswa kita pulangkan tadi,” tandasnya.

Mantan Kapolsek Ternate Selatan itu mengaku dari 16 orang massa aksi yang diamankan itu termasuk dengan beberapa orang diantaranya dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara.

“Termasuk dengan yang di Rumah Sakit itu kita sudah pulangkan semua,”ucapnya.

Sebagai informasi, aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh ribuan massa aksi dari berbagai elemen dan kampus di Ternate, Maluku Utara didepan kantor DPRD Kota Ternate untuk menyampaikan sejumlah masalah demi mewujudkan kesejahteraan rakyat, dan melawan rezim kezaliman.

Bahkan massa aksi meminta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto segera memecat Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Purnomo dengan berinisiatif menduduki kantor DPRD Kota Ternate namun gagal lantaran berhasil dipukul mundur oleh pihak kepolisian, akan tetapi, massa aksi terus mencoba menerobos pertahanan sehingga terjadi kericuhan.

Dimana, terlihat seperti terjadi hujan batu sekira pukul 17:00 WIT, dan gas air ditembakkan, serta mobil water cannon terlihat menyemburkan air ke arah mahasiswa yang terus melakukan pelemparan dengan kepolisian, sejumlah mahasiswa diduga ditangkap dan dipukul.

Amatan Klikfakta.id dilapangan, sejumlah mahasiswa yang ditangkap pihak kepolisian tersebut sempat mendapat kekerasan, yakni pemukulan dan tendangan, serta diserang oleh aparat untuk membubarkan.

Dari 16 orang yang diamankan Polres Ternate itu setidaknya 13 mahasiswa dan 3 siswa, empat mahasiswa dilarikan ke rumah yang diduga mengalami luka atas dugaan kekerasan dari pihak kepolisian. ***

Editor     : Redaksi

Pewarta : Saha Buamona 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page