Klikfakta.id, HALUT – Sebuah video viral memperlihatkan seorang ibu rumah tangga di Desa Rawajaya, Kecamatan Tobelo, mengamuk kepada sejumlah pedagang yang nekat menggunakan bahu jalan sebagai lapak jualan. Video berdurasi sekitar dua menit itu diunggah ke akun Facebook FebianOlshop pada 10 April 2025, tak lama setelah peristiwa kebakaran yang menggegerkan warga setempat.
Dalam video tersebut, sang ibu dengan nada tinggi dan tegas meminta para pedagang untuk segera membongkar lapak mereka karena dianggap mengganggu pejalan kaki serta mempersempit akses jalan.
“Ini so tabiasa, jadi awas ngoni ulang eh. Sabantar nih ngoni bongkar, nanti sabantar baku dapa deng Kapala Desa,” ujar ibu tersebut dengan dialek khas daerah.
Aksi tersebut memicu berbagai reaksi dari warganet. Sebagian mendukung tindakan tegas ibu itu demi menjaga ketertiban umum, namun ada pula yang menilai penyelesaian seharusnya dilakukan melalui mediasi dengan pemerintah desa.
Diketahui, ibu dalam video itu bernama Fadila dan merupakan pemilik lahan di sekitar area pembangunan lapak di Desa Rawajaya. Saat dikonfirmasi, Fadila menyebut para pedagang tersebut sudah berulang kali ditertibkan oleh Pemda saat kepemimpinan mantan Bupati Hein Namotemo, namun tetap kembali berjualan di lokasi yang dilarang.
Ia juga menyambut baik kebijakan Pemerintah Daerah yang melarang pembangunan lapak atau tempat dagangan lainnya sebelum ada penataan yang jelas dari Pemda.
“Saya mengapresiasi kebijakan Pemda yang melarang pembangunan sebelum ada penataan. Saya juga berharap pemerintahan saat ini bisa menyelesaikan masalah ini agar kejadian serupa tidak terulang,” ungkap Fadila, Kamis (10/4/2025).
Pemkab Halmahera Utara sendiri telah resmi mengeluarkan larangan membangun di kawasan Pasar Inpres Tobelo.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Bupati Halmahera Utara, Peit Hein Babua, saat meninjau proses pemadaman sisa api kebakaran hebat yang terjadi pada Rabu, 9 April 2025.
Selain merencanakan penataan lokasi pasar, pemerintah juga akan melakukan pendataan terhadap lapak dan toko yang terdampak musibah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut mengimbau masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah dalam penataan Pasar Inpres Rawajaya.***
Editor : Redaksi
Pewarta : Samuel.L














