banner 468x60 banner 468x60

Wagub : Kapolda Malut Irjen Pol Waris Agono Catat Sejarah Terbaik Dalam Melaksanakan Tugas

Pemindahan Aktivitas Polda ke Sofifi hingga Penanganan Konflik Dua Desa di Halteng

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe( foto : Haliyora)

Klikfakta.id, SOFIFI — Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara Sarbin Sehe menyebut sosok Kapala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono adalah Kapolda pertama yang memiliki tekad memindahkan aktivitas Polda dari Kota Ternate ke Sofifi.

Kapolda Irjen Waris menurut Wagub, juga akan selalu dirindukan karena berhasil merubah wajah Sofifi sebagai Ibu Kota Provinsi di Maluku Utara yang sesungguhnya.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Utara, Sarbin Sehe saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Maluku Utara, Sofifi, Selasa, (28/4/2026).

Menurut Wagub perpindahan aktivitas Polda dari Ternate ke Sofifi merupakan satu hal yang sangat sulit namun Waris mampu melaksanakan hingga seluruh aktivitas bisa dilaksanakan sepenuhnya di Kota Sofifi.

“Pada hari ulang tahun Kapolda sekaligus hari terakhir Waris bertugas di Maluku Utara, tapi dari jiwa dan tekad beliau, wajah ibu kota ini berubah dari hari-hari sebelumnya,” ujar Sarbin.

Wagub juga mengakui, sosok Irjen Waris telah mencatat sejarah terbaik dalam melaksanakan tugas menjadi Kapolda Maluku Utara terutama penanganan konflik dua desa antara Sibenpopo dan Banemo, Kabupaten Halmahera Tengah.

“Pak Kapolda ini catat sejarah baru di Maluku Utara, bagaimana tidak, masalah di Patani hari Jumat ricuh, tapi keesokan harinya tepat hari sabtu semua warga sudah berpelukan dan saling memaafkan satu dengan yang lain,” kata Wagub.

Meskipun pada hari terakhir menjabat sebagai Kapolda Maluku Utara, Wagub berharap agar kasus atau masalah dua desa di Patani dapat terselesaikan secara cepat karena sudah terjadi cukup lama.

“Semoga dengan berakhirnya penugasan di institusi Polri khususnya Kapolda Maluku Utara, tapi kami berharap kasus Sibenpopo dan Banemo diselesaikan secara jelas,” akunya.

Terpisah Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono menyampaikan bahwa, yang harus dibanggakan itu seluruh personel Polda, karena banyak yang mereka tinggalkan termasuk perasaan.

“Mereka melepaskan perasaan, karena tinggalkan keluarga, biasanya bersama, kini harus pulang pergi bahkan bermalam disini, gaji mereka juga terpaksa buat tiket pulang pergi Ternate sofifi,” katanya.

Irjen Pol. Waris Agono juga mengakui bahwa Maluku Utara memiliki catatan khusus terutama saat mengambil sikap untuk memindahkan aktivitas Polda dari Ternate ke Sofifi.

Kapolda mengaku saat bertugas di Maluku Utara sempat menghadapi berbagai masalah, mulai dari masalah pertambangan di STS, WKM, Position hingga yang terakhir dihadapi Banemo dan Sibenpopo.

“Alhamdulillah berbagai masalah yang terjadi dapat kita lalui bersama pak Wagub, dengan bersinergi antara satu dengan yang lain, pak Wagub ini rasanya seperti Gubernur,” tukasnya.

Kapolda berharap dengan dibangunnya gedung SPKT ini, kedepan pelayanan masyarakat di Polda Maluku Utara bisa ditingkatkan sehingga keberadaan Polri di tengah-tengah masyarakat dapat dirasakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page