7 Prajurit Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Berhasil Bikin Warga Serahkan Senjata Organik Sukarela

Saha Buamona Klikfakta.id

Klikfakta. id,TERNATE — Panglima Komando Daerah Militer atau Pangdam Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha, Maluku Utara Mayjen TNI Nefra Firdaus, memberikan penghargaan dan kenaikan pangkat ke 7 Prajurit berprestasi di Makodam. 

Pemberian penghargaan kepada 7 prajurit berprestasi melalui upacara kenaikan pangkat luar biasa Tahun 2026 di Aula Singa Baabullah, Makodam XXVIII/Moloku Kie Raha secara virtual yang dipimpin oleh Panglima TNI di Papua. 

Kegiatan ini dihadiri Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, bersama Kasrem Kolonel Arh Hendra Roza, para pejabat utama Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha, dan pejabat Korem 152/Baabullah, serta Dandim 1501/Ternate Kolonel Inf Jani Setiadi. 

Pemberian penghargaan dan kenaikan pangkat merupakan bentuk apresiasi pimpinan TNI atas dedikasi, loyalitas, dan keberhasilan para prajurit dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial, melalui pendekatan humanis dan komunikasi sosial yang efektif dengan masyarakat. 

Keberhasilan tujuh prajurit tersebut diwujudkan melalui kemampuan membangun kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat, sehingga mendorong kesadaran warga secara sukarela menyerahkan sejumlah senjata organik serta senjata peninggalan perang dan konflik tahun 1999–2000.

Capaian ini menjadi bukti bahwa pendekatan persuasif, komunikasi yang baik, dan hubungan harmonis antara TNI dengan masyarakat juga memiliki peran penting mendukung terciptanya stabilitas keamanan wilayah. 

Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha Mayjen TNI Nefra Firdaus menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas prestasi yang telah ditunjukkan oleh ketujuh prajurit tersebut. 

Menurutnya keberhasilan tersebut tidak hanya mencerminkan profesionalisme dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga menunjukkan bahwa kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat. 

“Ini tanda bahwa kehadiran TNI juga mampu membangun rasa aman, kepercayaan publik, serta mempererat kemanunggalan TNI untuk rakyat,” kata Mayjen TNI Nefra. 

Pangdam menekankan bahwa keberhasilan dalam pelaksanaan tugas tidak semata-mata diukur dari kemampuan dan kekuatan militer, tetapi kemampuan prajurit dalam memahami kondisi sosial masyarakat, untuk membangun komunikasi konstruktif, serta menghadirkan solusi yang bermanfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya. 

Pemberian penghargaan dan kenaikan pangkat luar biasa ini sekaligus menjadi bentuk perhatian dan penghormatan institusi TNI terhadap setiap prajurit yang menunjukkan pengabdian melebihi tuntutan tugas dan tanggung jawabnya. 

“Saya berharap prestasi ini menjadi teladan sekaligus motivasi seluruh prajurit di Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pengabdian, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas,” harapannya. ( sah/red) 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *