banner 468x60 banner 468x60
DAERAH  

Suku Boeng Bersatu Dukung Transisi NHM demi Keamanan dan Kemajuan Bersama

Klikfakta.id, HALUT – Di tengah proses transisi yang tengah berlangsung di PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), perwakilan Lembaga Adat Suku Boeng di Desa Daru, Kecamatan Kao Utara, bersama para tokoh masyarakat, mengajak seluruh warga khususnya masyarakat Suku Boeng di wilayah lingkar tambang untuk memberikan dukungan penuh terhadap pemulihan dan kelanjutan operasional perusahaan.

Mereka juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu stabilitas sosial dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah tersebut.

Sekretaris Lembaga Adat Suku Boeng, Hard Pangendaheng, A.Md., menegaskan pentingnya menjaga dukungan terhadap kelangsungan operasional NHM demi kemaslahatan bersama.

Menurutnya, segala bentuk provokasi maupun informasi menyesatkan terkait perusahaan dapat berdampak negatif terhadap proses pemulihan yang sedang dijalani NHM.

“Marilah kita bersama-sama mendukung NHM agar proses transisi ini berjalan lancar dan membawa manfaat yang lebih besar, terutama bagi masyarakat Suku Boeng yang tinggal di sekitar tambang,” ujar Hard.

Ia juga mengingatkan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama demi kelangsungan aktivitas perusahaan yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.

Sebagai satu-satunya tambang emas berskala nasional di Provinsi Maluku Utara, NHM memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Tidak hanya itu, perusahaan ini juga dikenal memiliki kepedulian terhadap pelestarian adat istiadat dan pengembangan masyarakat lokal, termasuk masyarakat Suku Boeng.

Dengan mendukung operasional NHM bukan hanya penting bagi perusahaan, tapi juga untuk masa depan masyarakat lingkar tambang.

Senada juga di sampaikan oleh Sotens Ningkeula, putra dari almarhum Kapita Suku Boeng, Josep Ningkeula ini juga turut mengajak masyarakat Suku Boeng untuk menjaga serta mendukung proses pemulihan perusahaan. Ia menekankan bahwa keberhasilan transisi sangat bergantung pada situasi keamanan dan dukungan penuh dari masyarakat.

“Kita harus menjaga dan melindungi proses pemulihan ini sebaik mungkin, agar NHM dapat kembali beroperasi normal dan memberi manfaat maksimal bagi kita semua,” ujar Sotens, yang akrab disapa Tens Nanere.

Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat lainnya yakni Ampiliatus Tawar pengawas pendidikan dasar Kecamatan Kao dan Kao Utara sekaligus majelis Gereja Irene Daru, menyatakan komitmennya mendukung pemulihan NHM.

Ia menilai keberlanjutan operasional perusahaan sangat penting agar masyarakat lingkar tambang dapat merasakan manfaat berkelanjutan.

“Saya berharap NHM dapat pulih dan kembali beroperasi seperti sediakala. Masyarakat juga harus bijak, jangan mudah percaya pada informasi yang tidak jelas kebenarannya, karena itu bisa menimbulkan keresahan dan mengganggu ketertiban,” tegas Ampiliatus.

Secara keseluruhan, dukungan dari tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat luas menunjukkan adanya komitmen bersama untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi kelangsungan operasional NHM.

Semua pihak sepakat bahwa menjaga stabilitas dan ketertiban sangat penting agar perusahaan bisa kembali berjalan normal dan memberikan dampak positif bagi perekonomian serta kesejahteraan masyarakat.

Kehadiran NHM di Maluku Utara bukan sekadar entitas bisnis, melainkan juga sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar tambang melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan.

Oleh karena itu, dukungan penuh dari masyarakat Suku Boeng dan tokoh-tokoh lokal sangat krusial untuk memastikan proses transisi berjalan baik, serta menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan penuh harapan menuju masa depan yang lebih cerah.(hms/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page