banner 468x60 banner 468x60

Sikapi Masalah Tambang di Haltim, Kapolda Malut Gelar Pertemuan dengan Pihak Terkait

Klikfakta.id, SOFIFI – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara (Malut) Irjen Pol. Waris Agono, melaksanakan pertemuan dengan pihak terkait dalam rangka untuk pembahasan permasalahan pertambangan di wilayah Halmahera Timur.

Pertemuan yang berlangsung Rabu 30 April 2025 bertempat di Kantor Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, dihadiri Wakil Gubernur Malut Sarbin Sehe didampingi Sekda Samsudin Abdul Kadir.

Selain itu hadir juga Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara, Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub, Dandim 1505/ Tidore Letkol Kav Calter Purba, Kapolres Haltim AKBP Hidayatullah, dan Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Timur Idrus Maneke dan Jou Mayor Kesultanan.

Bahkan hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Direksi PT. STS dengan perwakilan pimpinan, serta unsur Muspika Kecamatan Maba dan Maba Tengah bersama masyarakat adat lingkar tambang di Halmahera Timur.

Langkah ini diambil untuk mencari solusi atas permasalahan yang terjadi dilingkar tambang Kabupaten Halmahera Timur.

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono mengatakan bahwa pada prinsipnya semua permasalahan selalu ada solusi namun harus diselesaikan dengan kepala dingin.

“Berdasarkan UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan yang diubah menjadi UU Nomor 35 Tahun 2012 menyatakan bahwa hutan terbagi menjadi 3 yakni hutan hak, hutan negara dan hutan adat,” ujar Waris.

Jenderal bintang dua ini juga menegaskan bahwa kehadiran Kepolisian dilokasi pertambangan adalah untuk menjaga keamanan dan mencegah agar tidak terjadi konflik di daerah lingkar tambang.

“Pemerintah daerah juga bertanggung jawab dalam memfasilitasi rekonsiliasi dan untuk memberikan edukasi tentang toleransi serta nilai-nilai kultural, sehingga dapat menciptakan kondisi masyarakat yang damai, harmonis dan inklusif,” Pungkasnya

Senada, dengan para peserta yang hadir memberikan berbagai masukan dan pandangan sehingga dapat menyelesaikan permasalahan yang terjadi dilingkar tambang di Halmahera Timur tersebut.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan berbagai pihak dapat memberikan masukan serta solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada,” ujarnya. ***

Editor    : Redaksi

Pewarta : Saha Buamona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page