Klikfakta.id, TERNATE – Kabag Ops Polres Ternate, Maluku Utara AKP Mohtar Thenu viral saat menunjukkan sikap arogannya ketika melakukan pengamanan aksi front perjuangan demokrasi di Polda Maluku Utara, Senin 30 Juni 2025 kemarin menuai sorotan publik.
Sikap arogan AKP Mohtar Thenu dengan merampas megafon (pengeras suara) massa aksi itu, viral di media sosial Instagram melalui akun @lpm_aspirasi (Lembaga Pers Mahasiswa) Aspirasi yang mendapat 11,2 ribu like dan 948 komentar.
Video yang viral itu terlihat tindakan AKP Mohtar sama sekali tidak mencerminkan seorang anggota polisi dan bertentangan dengan slogan Polri, yakni melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, yang digaungkan selama ini.
Bahkan dalam momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara yang dilaksanakan, pada 1 Juli 2025 kemarin juga dengan tema Polri hadir untuk melayani masyarakat.
Mirisnya, perlakuan kasar itu dilakukan terhadap salah satu massa aksi dari mahasiswi yang sedang berorasi menggunakan mengafon, lalu dirampas oleh Kabag Ops Polres Ternate.
Dalam postingan tersebut, perwira tiga balok itu dihujani komentar pedas bahkan dikecam.
Diketahui, kehadiran massa aksi di Polda Maluku Utara membawa sejumlah tuntutan, diantaranya Polda Malut segera terbitkan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan).
Cabut izin tambang nikel PT Position. Stop Represifitas gerakan rakyat. Tolak revisi UU Polri.
Pulihkan dan rehabilitasi nama baik warga dari segala stigma hukum dan sosial.
Hentikan kriminalisasi 11 pejuang lingkungan masyarakat adat Maba Sangaji dan usut tuntas teror dan pembunuhan yang terjadi di Haltim-Halteng.
Isi video yang viral tersebut terlihat sejumlah massa aksi memperlihatkan luka gores ditubuh atau terletak di tangan dan dada. ***
Editor : Redakai
Penulis : Saha Buamona













