Formapas Maluku Utara Se-Jabodetabek dan Medan Mengapresiasi Langkah PT. Smart Marsindo

Klikfakta.id, JAKARTA – Forum Mahasiswa Pascasarjana (Formapas) Maluku Utara se-Jabodetabek dan Banten mengapresiasi PT Smart Marsindo atas program-program pemberdayaan masyarakat lingkar tambang di Pulau Gebe, Halmahera Tengah.

Pasalnya perusahaan tambang yang beroperasi di Pulau Gebe tersebut dinilai telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pembangunan sosial di kawasan pesisir Halmahera Tengah seperti pembangunan sekolah.

Hal itu disampaikan Sekretaris Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Formapas Maluku Utara Alfian Sangaji, mengatakan pembangunan sekolah di Pulau Gebe yang akan segera dilakukan oleh perusahaan tambang itu patut diapresiasi.

Menurutnya, langkah ini sangat penting, karena untuk memperkuat akses pendidikan di wilayah kepulauan yang kerap tertinggal dari daerah lain.

“Program pembangunan sekolah adalah komitmen dari PT Smart Marsindo dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Pulau Gebe,” ujar Alfian, Ahad 24 Agustus 2025.

Karena, kata Alfian dengan fasilitas sekolah yang memadai, sudah tentu anak-anak pada generasi dalam menempuh pendidikan itu bisa bersaing di tingkat nasional.

Selain pembangunan sekolah, Formapas Maluku Utara juga menilai kontribusi perusahaan PT. Smart Marsindo sebelumnya harus diapresiasi, karena tercatat telah menyerahkan bantuan speed boat dan ambulance untuk kepentingan masyarakat setempat.

“Yang dijalankan Smart Marsindo bisa menjadi teladan bagi perusahaan tambang lain di Maluku Utara, mereka tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga menunaikan kewajiban sosial,” tukasnya.

Formapas Maluku Utara se-Jabodetabek dan Medan juga meluruskan informasi mengenai nama Shanty Alda Nathalia, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia daerah pemilihan dari Jawa Tengah yang disebut Direktur Utama PT Smart Marsindo.

Padahal setelah dilakukan penelusuran, lanjut Alfian, Shanty telah melepaskan jabatan tersebut sejak resmi dilantik menjadi anggota DPR RI.

“Dia sudah tidak lagi menjabat Direktur Utama PT. Smart Marsindo sejak masuk ke Senayan, jadi pemberitaan yang mengaitkan namanya dengan rangkap jabatan itu tidak benar,” pungkas Alfian mengakhiri. ***

Editor     : Redaksi

Pewarta : Saha Buamona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page