Klikfakta.id, TERNATE — Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman berdialog bersama sejumlah organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam OKP Cipayung Plus di SS Lounge Resto Ternate, Rabu (9/9/2026) malam.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari forum dialog bertajuk “Secangkir Kopi untuk Sejuta Inspirasi”. Forum itu dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi antara kepolisian dan kelompok mahasiswa serta pemuda untuk menyerap informasi sekaligus menjembatani berbagai aspirasi di Maluku Utara.
Dalam dialog tersebut, Kapolda menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan organisasi kepemudaan, khususnya Cipayung Plus, dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Maluku Utara.
“Kami berharap kelompok Cipayung Plus ikut membantu program-program Polda Maluku Utara yang intinya menyejukkan Kamtibmas,” kata Arif Budiman.
Kapolda juga mempersilakan mahasiswa dan pemuda menyampaikan aspirasi secara terbuka. Namun, ia mengingatkan agar penyampaian aspirasi tetap dilakukan secara tertib demi menjaga kedamaian dan ketenteraman masyarakat.
“Kami silakan teman-teman menyampaikan aspirasi, tetapi tetap tertib demi menjaga kedamaian dan ketenteraman, khususnya di wilayah Maluku Utara,” ujarnya.
Selain membahas isu Kamtibmas, pertemuan tersebut turut membahas pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan.
Polda Maluku Utara, kata Arif, mulai menggagas program Generasi Emas berupa bantuan beasiswa bagi mahasiswa perguruan tinggi.
Program tersebut dirancang untuk memberikan dukungan pembiayaan pendidikan secara penuh hingga penerima menyelesaikan studi di perguruan tinggi.
“Untuk sumbernya dana dari CSR perusahaan yang sudah menyatakan dukungan kepada kita. Program ini akan terus dimatangkan dan Insya Allah 28 Oktober mendatang resmi diluncurkan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda,” katanya.
Arif menjelaskan, program tersebut nantinya melibatkan Cipayung Plus secara langsung dalam membantu proses pelaksanaan dan pengawasan di lapangan.
Sementara terkait jumlah penerima beasiswa, Kapolda mengatakan saat ini Polda Maluku Utara masih melakukan pendataan dan pemetaan kebutuhan anggaran bersama pihak perguruan tinggi.
Pendataan akan dilakukan secara selektif agar bantuan yang diberikan tepat sasaran. Selain mahasiswa perguruan tinggi, Polda Maluku Utara juga mempertimbangkan masukan dari para tokoh pemuda untuk memperluas cakupan program hingga jenjang SMA.
Kapolda berharap kolaborasi dengan Cipayung Plus tidak hanya berkontribusi dalam menjaga iklim demokrasi dan memastikan penyampaian aspirasi berlangsung secara tertib, tetapi juga melahirkan generasi muda Maluku Utara yang memiliki akses pendidikan lebih baik serta mampu bersaing.
“Harapannya, kita bisa bersama-sama mendorong lahirnya generasi muda Maluku Utara yang berpendidikan dan berdaya saing,” pungkasnya. (sah/red)


















