Polairud Halut: Nelayan Diminta Waspadai Cuaca Extrim Hindari Illegal Fishing 

Samuel
Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K., didampingi Kasatpolairud Polres Halmahera Utara Iptu Agus Dwi, S.H., saat menerima 10 perwakilan Nelayan Pajeko Gamhoku, Senin (14/9/2026) Foto : Dok. Humas Polres Halut

Klikfakta.id, HALUT– Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Halmahera Utara mengingatkan nelayan Pajeko agar tidak mengabaikan keselamatan saat melaut. Perubahan cuaca ekstrem, kelengkapan dokumen pelayaran hingga penggunaan life jacket juga menjadi perhatian utama kepolisian.

Hal ini di sampaikan Kasatpolairud Polres Halmahera Utara Iptu Agus Dwi, S.H., saat menerima 10 perwakilan Nelayan Pajeko Gamhoku, Senin (14/9/2026).

Agus menegaskan, perlengkapan keselamatan harus dipandang sebagai kebutuhan untuk menyelamatkan nyawa, bukan sekadar memenuhi formalitas sebelum berlayar.

“Perlengkapan keselamatan harus menjadi kebutuhan utama demi melindungi jiwa, bukan sekadar memenuhi formalitas,” tegas Agus.

Selain keselamatan, Kasat juga  menekankan pentingnya kepatuhan terhadap hukum. Para nelayan diingatkan untuk tidak melakukan illegal fishing maupun aktivitas lain yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya arahan ini, merupakan bagian dari upaya Polres Halmahera Utara, di bawah kepemimpinan AKBP Erlichson Pasaribu, S.H., S.I.K., untuk memperkuat keamanan dan ketertiban di wilayah perairan sekaligus memastikan aktivitas nelayan berlangsung aman dan selamat. Untuk itu, Agus meminta agar nelayan khusus di Halut tidak hanya menjadi pengguna wilayah perairan, tetapi ikut berperan menjaga keamanan laut.

Tidak hanya itu, nelayan juga didorong menjadi mata dan telinga Polairud dengan segera melaporkan aktivitas mencurigakan, dugaan pelanggaran hukum maupun kondisi darurat yang ditemukan di laut. Dengan begitu, pihaknya memastikan siap menerima koordinasi dan laporan masyarakat selama 24 jam.

Kasat menjelaskan, pertemuan bersama perwakilan Nelayan ini  juga menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi dan berbagai persoalan yang dihadapi saat menjalankan aktivitas di laut.

Salah satu perwakilan nelayan, Ijaz, menyatakan pihaknya siap mengikuti aturan pelayaran dan membangun kemitraan dengan Polairud.

“Kami berkomitmen untuk selalu mematuhi aturan di laut dan siap bermitra dengan Polairud,” pungkasnya 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *