Klikfakta.id, HALUT– Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Halmahera Utara bersama mitra strategis mendorong penguatan kolaborasi antara insan pers, kepolisian, dan pemerintah daerah untuk mewujudkan pemberitaan yang berimbang, menangkal hoaks, serta mengawal pembangunan daerah.
Komitmen tersebut menjadi topik pembahasan dalam diskusi kemitraan yang digelar AWPI Halut di Batano Coffee Shop, Selasa (13/10/2026). Malam tadi.Â
Kegiatan ini dihadiri Kasat Intel Polres Halmahera Utara Iptu Saiful Mochtar, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Glen Antoni, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Hairudin Dodo, serta Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Dalton Sero serta perwakilan Kodim 1508/Tobelo.Â
Dalam diskusi tersebut, Staf Ahli Glen Antoni menyampikan, pentingnya kemitraan dengan insan pers, termasuk menjaga netralitas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas. Pers juga kata dia, diharapkan berperan aktif melawan penyebaran hoaks.Â
Pada kesempatan tersebut Glen juga berharap insan pers lebih berperan terhadap pembangunan Daerah. Mantan Kasat Satpol ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah dan Pers sebagai pilar ke-4 demokrasi. Pers juga kata dia, merupakan elemen kunci pembangunan yang berjalan secara transparan dan berkeadilan.
Menurutnya komitmen pers di era digital ini menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks. Situasi yang tetap menuntut pers yang sehat dalam menjaga independensi, etika, dan integritas. Â
“Pers merupakan pilar keempat demokrasi yang berfungsi sebagai pengawas kekuasaan (watchdog) dan sarana edukasi serta sosialisasi bagi masyarakat untuk itu harus menjaga independensi, etika, dan integritas,” tegas Glen
Glen Antoni, juga mengapresiasi kerja-kerja wartawan dan mendorong insan pers agar berpikir lebih jauh dalam menjalankan perannya sebagai penyampai informasi kepada masyarakat.
Sementara itu Kasat Intel Polres Halut Iptu Saiful Mochtar menekankan ruang kritik terhadap institusi kepolisian turut menjadi perhatian, termasuk komitmen membangun perlindungan bagi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.
Sekretaris Diskominfo Halut, Dalton Sero mengatakan, sebagai Dinas teknis yang engelola informasi publik, menyediakan layanan keterbukaan informasi, melaksanakan hubungan media, serta menyosialisasikan program-program pemerintah sertaÂ
memiliki peran menjembatani informasi kegiatan pemerintah agar dapat diketahui masyarakat secara luas.
Ia menjelaskan, Diskominfo juga mendorong pendataan media serta fasilitasi kebutuhan informasi publik. Bahkan klarifikasi terhadap pemberitaan yang dinilai tidak sesuai fakta. Menurutnya, penting dilakukan agar tidak menimbulkan perbedaan persepsi di tengah masyarakat.
Dalton juga turut mengapresiasi kegiatan yang digagas AWPI Halut dan berharap insan pers terus mengawal pembangunan daerah melalui pemberitaan yang berimbang dan berlandaskan fakta.Â
Diskominfo, lanjutnya, juga saat ini telah menyiapkan aplikasi untuk memudahkan pemantauan informasi yang disebarluaskan.
Di sisi lain, Kepala Kesbangpol Halut, Hairudin Dodo, menegaskan pentingnya kemitraan dengan pers dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurutnya, perbedaan tingkat pemahaman masyarakat terhadap informasi dapat memengaruhi cara sebuah pemberitaan diterima. Karena itu, kolaborasi dan pertukaran gagasan antara pemerintah dan media diperlukan untuk mendorong penyampaian informasi yang proporsional, sejalan dengan visi pembangunan Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara.
Menutup rangkaian kegiatan ini Ketua AWPI Halut Berth Jovi Pangkei menyampaikan bahwa diskusi ini menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara AWPI dan para pemangku kepentingan, sekaligus mendorong kemitraan yang tetap menjunjung independensi pers, keterbukaan informasi, serta tanggung jawab terhadap kepentingan publik.




















