Camat Mangoli Utara  Apresiasi  Panitia Turnamen Sepak Bola KU-12 KONI Sula Cup Tahun 2026

Camat Mangoli Utara, Kedasi Silayar ( foto : istimewa)

Klikfakta.id, KEPSUL – Kepala pemerintahan kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, Kedasi Silayar, memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Panitia penyelenggara turnamen Sepak bola KU-12 KONI Sula Cup Tahun 2026, yang berlangsung di Desa Falabisahaya.

Camat Mangoli Utara, Kedasi Silayar kepada Klikfakta.id, Sabtu (24/10/2026) mengatakan bahwa, atas nama pemerintah kecamatan Mangoli Utara memberikan apresiasi dan terima kasih kepada KONI Kepulauan Sula, karena telah melaksanakan kegiatan turnamen Sepak bola KU-12 KONI Sula Cup Tahun 2026 dengan sukses. 

“Kegiatan ini sangat penting dan berpengaruh juga untuk masyarakat di kecamatan Mangoli Utara. Oleh karena itu, kita melihat bahwa masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini yang dimana kita mengambil bibit-bibit ini mulai dari pemain bola kaki dan lain sebagainya, ” ucapnya. 

Kedasi berharap, kedepannya KONI Kepulauan Sula selalu melakukan kegiatan seperti ini, sehingga bisa mengambil bibit-bibit yang unggul seperti pemain bola usia dini, tenis meja maupun takraw dan lain sebagainya.

“Saya berharap, bukan hanya bola kaki yang jadi prioritas KONI Kepulauan Sula. Akan tetapi, KONI Kepulauan Sula juga perlu mengambil bibit-bibit unggulan seperti tenis meja maupun takraw dan lain sebagainya, ” harapnya. 

Selain turnamen sepak bola KU-12, lanjut Kedasi, ia juga menyampaikan terima kasih kepada KONI Kepulauan Sula, yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan Pengecekan kesehatan gratis di desa Falabisahaya. 

“Terima kasih KONI Kepulauan Sula atas kerja kerasnya dalam mensukseskan kegiatan tersebut. Apalagi, dengan kegiatan jalan jalan sehat dan pemeriksaan kesehatan gratis ini sangat berdampak positif bagi masyarakat, ” tuturnya. 

Dilain sisi, Camat Kedasi Silayar juga menghimbau kepada masyarakat, agar tidak membersihkan sampah dan membuka lahan dengan secara membakar. 

“Di kecamatan Mangoli Utara, itu sumber air sudah sangat minum sekali dan beberapa desa juga sudah terjadi kekeringan dan kita takutkan jika terjadi kebakaran itu sangat susah sekali dipadamkan karena sumber air sudah sangat sulit, ” tukasnya. (dir/red) 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *