Klikfakta.id, SOFIFI — Direktorat Samapta (Dit Samapta) Polda Maluku Utara dan Polres jajaran akan menerjunkan personel untuk mengawal masyarakat maupun suporter laga piala dunia Tahun 2026.
Meskipun begitu Dit Sampta Polda Maluku Utara mengajak masyarakat untuk tidak berlebihan dalam euforia pada pertandingan Piala Dunia yang akan berlaga pada Juni 2026 ini.
Direktur Samapta Polda Maluku Utara Kombes Pol. Setyo Agus Hermawan mengatakan bahwa dirinya akan menerjunkan personel ke lapangan untuk mengawal perayaan pesta bola piala dunia.
“Kita tetap terjunkan personel ke lapangan mengawal eforia piala dunia yang dinikmati masyarakat khusus di wilayah Maluku Utara,” ujar Setyo ketika dikonfirmasi diruang kerjanya Rabu (3/6/2026).
Dia juga mengaku, personel yang diturunkan ke lapangan mulai dari Polda Maluku Utara hingga jajaran Polres untuk memantau dan melakukan patroli.
Bahkan, kata Dir samapta personel juga siap untuk memberikan pengawalan masyarakat maupun suporter yang hendak merayakan tim yang dijagokan mereka itu menang.
“Kalau tim-tim besar yang menang sudah pasti kita akan turun melakukan pengawalan di lapangan,” katanya.
Dir Samapta juga mengatakan untuk patroli sendiri akan dibagi dalam tiga kategori yakni patroli patmor, patroli sepeda dan patroli kendaraan roda empat.
“Lokasi-lokasi patroli ini anggota akan menyasar mulai dari tempat keramaian, pangkalan ojek hingga lokasi-lokasi nobar masyarakat,” jelasnya.
Karena dengan patroli ini nanti anggota akan menyampaikan himbauan kepada suporter yang merayakan kemenangan untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa membahayakan diri sendiri.
Disamping itu anggota juga akan memberikan peringatan kepada suporter agar bisa hindari yang namanya minuman keras.
“Pastinya kita akan sampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat yang menonton pertandingan agar selalu menjaga keamanan bersama,” ujarnya.
Di sisi lain lanjut Kombes Pol Setyo anggota juga akan melakukan razia di Pelabuhan hingga beberapa tempat yang dianggap jadi peredaran miras.
“Yang menjadi sasaran kita itu pintu masuk seperti pelabuhan antar kabupaten Halut ke Sofifi, Halteng ke Sofifi dan Ternate,” pungkasnya.(sah/red)













