Klikfakta. id, HALUT – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Halmahera Utara menggelar rapat koordinasi bersama untuk membahas sejumlah persoalan sosial yang terjadi di Kecamatan Galela Barat, tepatnya di Desa Kira dan Desa Duma, serta Kecamatan Tobelo di Desa Gosoma.
Rapat tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan TNI–Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh agama, serta tokoh masyarakat dari desa-desa yang terdampak langsung oleh persoalan tersebut dilaksanakan tepatnya di Kantor FKUB Kabupaten Halmahera Utara, Desa MKCM Kecamatan Tobelo, Rabu 11/02/2026.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua FKUB beserta jajaran, sebagai upaya untuk menggali secara mendalam faktor-faktor yang memicu terjadinya konflik, sekaligus merumuskan langkah-langkah preventif yang tepat dalam mengantisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Para peserta rapat menilai bahwa para kepala desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat merupakan pihak yang paling memahami kondisi sosial di wilayah masing-masing.
Setelah melalui dialog terbuka dan mendengarkan pandangan serta argumentasi dari seluruh unsur yang hadir, rapat tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan dan rekomendasi bersama.
Kesimpulan rapat dibacakan langsung oleh Ketua FKUB Kabupaten Halmahera Utara.
Adapun poin-poin kesimpulan rapat yang disepakati bersama, antara lain:
1. Membentuk Tim Kolaborasi yang melibatkan FKUB, Polres, Kodim, Camat, Kepala Desa, dan Satpol PP dalam rangka penanganan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta penguatan moderasi umat beragama.
2. Melaksanakan patroli gabungan secara terjadwal, khususnya selama bulan suci Ramadan, dengan fokus pada penertiban minuman keras, narkoba, lem ehabon, serta penerapan jam malam.
3. Mendorong Pemerintah Daerah untuk segera menetapkan regulasi daerah terkait minuman keras dan jam malam, agar setiap kegiatan patroli memiliki kekuatan hukum dan legitimasi moral.
4. Melaksanakan pembinaan secara bergilir di rumah ibadah dan sekolah, serta melaksanakan kegiatan bakti sosial di rumah ibadah sebagai bentuk aksi nyata selama bulan Ramadan.
5. Melakukan pembinaan khusus di Desa Gosoma sebagai wilayah yang menjadi perhatian bersama.
6. Melakukan pendekatan langsung kepada remaja rentan, termasuk yang berasal dari keluarga broken home, melalui program perkemahan pemuda yang digagas secara internal oleh FKUB.
Melalui rapat ini, FKUB Halmahera Utara berharap seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat dapat terus bersinergi dalam menjaga kerukunan, menciptakan rasa aman, serta membangun kehidupan sosial yang damai dan harmonis di tengah masyarakat. (ter/red)













