Klikfakta.id,HALUT–Â Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Rabu (1/4/2026) pagi sekitar pukul 05.59 WIT.
Berdasarkan laporan resmi MAGMA-VEN dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), tinggi kolom abu teramati mencapai kurang lebih 900 meter di atas puncak atau sekitar 1.987 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur. Erupsi tersebut juga terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 34 mm dan durasi sekitar 42,77 detik.
Sementara itu Pos Pengamatan Gunung Api di Desa Mamuya, yang berjarak sekitar 11 kilometer dari kawah, terdengar suara dentuman dengan intensitas sedang hingga keras.
Hingga laporan ini disusun, aktivitas erupsi masih berlangsung. Saat ini, Gunung Dukono masih berada pada Status Level II (Waspada). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi bagi masyarakat dan pengunjung di sekitar Gunung Dukono serta wisatawan diimbau untuk tidak beraktivitas, mendaki, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer.
Selain itu, warga juga diminta untuk selalu waspada terhadap potensi sebaran abu vulkanik yang dapat berubah arah mengikuti angin penggunaan masker atau penutup hidung dan mulut sangat dianjurkan guna menghindari gangguan pada sistem pernapasan.
PVMBG mengingatkan, erupsi Gunung Dukono bersifat periodik, sehingga masyarakat di sekitar kawasan gunung diharapkan tetap siaga dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah.(sem/red)














