Masyarakat Desa Waitina Kepulauan Sula Gelar Khatam Al-Quran Soa Gane

Khatam Alquran Soa Gane (Enam marga), yang terdiri dari Soa Umawaitina, Soa Titdoi, Soa Umasangaji, Soa Liambana, Soa Lumbessy dan Soa Liamanu( foto : Sudirman Umawaitina/ Klikfakta. id)

Klikfakta.id, KEPSUL – Masyarakat Desa Waitina Kecamatan Mangoli Timur, Kabupaten Kepulauan Sula Maluku Utara, menggelar khatam Alquran Soa Gane (Enam marga), yang terdiri dari Soa Umawaitina, Soa Titdoi, Soa Umasangaji, Soa Liambana, Soa Lumbessy dan Soa Liamanu.

Hadir dalam kesempatan tersebut, masing-masing kepala Uma Soa, pada Ahad (29/3/2026).

Kepala desa Waitina, Sirajudin Umasangaji kepada Klikfakta.id mengatakan, khatam Alquran Soa Gane ini biasanya dilakukan setiap tahun setelah hari raya Idul Fitri.

“Alhamdulillah, untuk pelaksanaan khatam Alquran kali ini berjalan dengan lancar. Kami melakukannya setelah hari raya Idul Fitri sesudah puasa sunat selama 6 hari. Setelah itu, langsung dilaksanakan khatam Alquran, ” ucapnya.

Khatam Quran ini masing-masing Uma Soa atau marga masing-masing berkumpul di kepala Soa masing-masing untuk melaksanakan persiapan masak makanan adat hingga mengantarkan ke masjid untuk pelaksanaan amal khatam Lai Di Ya Fai Waitina.

“Ini untuk mempererat antara Enam Soa atau marga yang ada di desa Waitina. Dan alhamdulillah dengan adanya momentum perayaan adat ini masyarakat desa Waitina bisa berkumpul bersama keluarganya,”jelasnya.

Lebih lanjut, Sirajudin menyatakan bahwa, tujuan dari pada khatam Alquran ini, merupakan momentum di mana masyarakat bisa menjalin silaturahmi seluruh warga masyarakat desa Waitina yang terdiri dari enam Soa.

Selain enam Soa di desa Waitina, ada juga yang dari suku Buton dan suku Jawa maupun suku-suku lain yang sudah lama menetap di desa Waitina itu sudah melebur dan mulai bergabung di enam Soa yang ada di desa Watina.

“Ini membuktikan bahwa masyarakat Waitina telah membuka diri secara toleran untuk menerima seluruh suku di wilayah Maluku Utara dan Indonesia pada umumnya. Pastinya, kita semua yang lahir dan besar di desa Waitina ini adalah saudara,”imbuhnya.

Ia berharap, Terkait dengan momentum ini, ada perhatian khusus dari Pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pariwisata untuk kedepannya menyambut momen ini sebagai agenda salah satu event di tingkat daerah, Provinsi maupun Nasional.

“Kami pemerintah Desa sudah cukup lama menunggu. Karena memang khatam adat ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahun. Apalagi, adat khatam Soa Gane ini sudah terdaftar di provinsi bahkan ditingkat pusat,”.

“Mudah-mudahan momentum ini menjadi momen untuk seluruh warga masyarakat desa Waitina yang di rantau maupun di kota Sanana dan sekitarnya, yang merasa bahwa dirinya orang Waitina itu bisa menyempatkan waktu dan meringankan langkah agar bisa menghadiri Khatam Alquran Soa Gane di Desa Waitina, ” pungkasnya. ***

Editor     : Redaksi 

Pewarta  : Sudirman Umawaitina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page