Klikfakta.id –– Beberapa waktu terakhir viral seorang pria tanpa busana memukuli sejumlah pengendara motor di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 18 Agustus 2026 sekitar pukul 23.40 WIB dan pria yang diketahui bernama Yosua (23) telah diamankan oleh Polsek Jagakarsa untuk dimintai keterangan.
Video aksi pemukulan Yosua itu pertama kali diunggah oleh akun Instagram @bimoo_saktii juga turut menuai perhatian dari warganet.
Tak sedikit warganet menyalahkan perekam video dan para pengendara yang tidak membantu driver ojek online (ojol) dan pengendara motor lain yang saat itu dipukuli oleh Yosua.
Ada Peringatan untuk Putar Balik
Melalui unggahan terbarunya, perekam video membeberkan alasan kenapa saat kejadian, tak banyak pengendara motor yang berani menghentikan tindakan Yosua.
Pemilik akun awalnya mengira bahwa pemukulan terjadi karena permasalahan pribadi, namun saat mendekati lokasi kejadian, terlihat pria tidak mengenakan baju sedang memukul driver ojol.
Saat itu, ia juga mendapat peringatan dari pengendara lain untuk putar balik dan tidak melintasi kawasan tersebut.
“Kirain masalah personal, pas dilihat, ternyata ada orang telanjang mukulin orang pakai balok. Semua orang putar balik,” ujarnya dalam video tersebut, dikutip pada Kamis, 20 Agustus 2026.
“Ojol-ojol pada bilang, ‘Putar balik, putar balik, ada orang gila’ katanya. Ya udah, gue perhatiin aja tuh, awalnya gue kira orang gila, tapi pas dilihat bukan dan pas disamperin langsung pasang boxing,” sambungnya.
Pengendara Sekitar Sudah Mencoba Hentikan Aksi Yosua
Lebih lanjut, pemilik akun mengungkapkan bahwa saat itu pengendara lain yang berhenti sempat ingin ramai-ramai maju menghentikan tindakan Yosua.
“Apakah tidak berusaha diamuk massa? Berusaha temen-temen, jadi pas ada orang maju, dia ngancem bunuh sambil bawa senjata. Ada di video gue bilang, ‘Ayo turun, turun,’” terangnya.
“Pas dia capek, baru diamuk massa, langsung diiket dan baru polisi datang,” imbuhnya.
Ia mengakui bahwa yang di video terlihat mudah untuk menghentikan Yosua, tapi saat di lapangan ada risikonya.
“Jadi, enggak semudah yang dilihat temen-temen, kejadiannya memang bikin greget, tapi pas dicari senjata, kita enggak ada,” tuturnya.
“Jadi, kalau dibilang semudah itu, enggak semudah itu,” tukasnya.(tim/red)


















