Klikfakta.id, SOFIFI — Direktorat Samapta Polda Maluku Utara menerjunkan personel Unit Satwa (K9) untuk memperkuat operasi pencarian hari kedua seorang warga lanjut usia yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Desa Kusu, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan, pada Selasa (4/2/2026).
Korban diketahui bernama Landi Landia (69), warga Desa Kusu, yang dilaporkan belum kembali ke rumah sejak 24 Januari 2026.
Mengingat medan pencarian yang didominasi area perkebunan dan hutan lebat, kepolisian memutuskan melibatkan anjing pelacak guna meningkatkan efektivitas pencarian.
Direktur Samapta Polda Maluku Utara Kombes Pol Agus Setyo Herman mengatakan, pelibatan Unit K9 merupakan bagian dari upaya maksimal kepolisian dalam mendukung tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, serta relawan masyarakat.
“Kami menurunkan satu ekor anjing pelacak terlatih, K9 Jors, yang memiliki spesialisasi tracking. Fokus pencarian diarahkan ke area hutan dan kebun yang diduga menjadi lokasi terakhir korban beraktivitas,” ujar Agus.
Ia menjelaskan, kemampuan penciuman anjing pelacak diharapkan mampu mendeteksi jejak spesifik atau barang milik korban yang kemungkinan terlewat dari pengamatan visual manusia, sehingga dapat mempersempit radius pencarian.
“Tim K9 bekerja secara intensif bersama tim gabungan di lapangan. Kami berkomitmen terus membantu proses pencarian hingga batas waktu operasi yang ditentukan atau sampai korban ditemukan,” tegasnya.
Hingga saat ini, proses pencarian masih terus berlangsung dengan menyisir sejumlah titik rawan di sekitar lokasi hilangnya korban.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban agar segera melapor kepada petugas terdekat. (sah/red)














