banner 468x60 banner 468x60

Presiden Targetkan Listrik 100 GW, PLTD Ditutup Bertahap 2–3 Tahun dan Hentikan Impor BBM

Pidato Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Metro Tv)

Klikfakta.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat kemandirian energi nasional melalui program elektrifikasi besar-besaran hingga mencapai 100 gigawatt (GW).

Dalam pernyataannya, Presiden menyebut program ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kebutuhan listrik nasional terpenuhi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil yang selama ini masih bergantung pada pembangkit berbahan bakar minyak.

“Target kita jelas, memperkuat kapasitas listrik nasional hingga 100 GW sebagai fondasi menuju kemandirian energi,” tegasnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga berencana menutup secara bertahap Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dalam kurun waktu 2 hingga 3 tahun ke depan.

Kebijakan ini diambil untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak yang selama ini masih menjadi beban besar dalam sektor energi. “Dari penutupan itu kita akan menghemat 200 ribu barel per hari Indonesia saat mengimpor 1 juta barel per hari dengan begitu kita bisa menghemat 20%,” tegas Prabowo

Penutupan PLTD akan diiringi dengan pengembangan energi alternatif yang lebih efisien dan ramah lingkungan, seperti energi terbarukan serta penguatan jaringan listrik nasional.

Presiden juga menegaskan bahwa dengan langkah tersebut, Indonesia ditargetkan tidak lagi melakukan impor bahan bakar minyak (BBM) di masa mendatang.

“Kita harus berani berubah. Ketergantungan pada impor BBM harus dihentikan. Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri dalam sektor energi,” ujarnya.

Kebijakan ini diharapkan tidak hanya menghemat anggaran negara, tetapi juga memperkuat ketahanan energi nasional serta membuka peluang investasi di sektor kelistrikan dan energi baru terbarukan.

Pemerintah optimistis, dengan sinergi lintas sektor dan dukungan masyarakat, target ambisius ini dapat tercapai demi masa depan energi Indonesia yang lebih mandiri dan berkelanjutan.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page