Klikfakta.id, HALBAR –– Ketua DPRD Maluku Utara, Ikbal Ruray menggelar reses di Desa Sidangoli Gam, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat dalam rangka untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Reses DPRD Malut yang dijadwalkan sejak 12 hingga 25 Mei Tahun 2026, kepada 45 orang legislator turun ke Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing melakukan reses pada masa Persidangan II Tahun 2025/2026.
Untuk menunaikan kewajiban tersebut, Ketua DPRD Malut Iqbal menemui konstituennya di Desa Sidangoli Gam, Kecamatan Jailolo Selatan dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat.
Selain menyerap aspirasi masyarakat, Ikbal juga melakukan pengawasan pembangunan pada infrastruktur, serta ekonomi dan sosial untuk dijadikan pokok pikiran, Rabu ( 13/5) sekitar pukul 09:30 WIT.
Politisi partai Golkar itu dijemput langsung oleh Kepala Desa Sidangoli Gam, Sukardi Dadi, dan dihadiri para tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan serta masyarakat untuk bersilaturahmi antara wakil rakyat dan warga.
Kepala Desa Sukardi Dadi dihadapan Ketua DPRD Malut , Iqbal Ruray menyampaikan sejumlah problem dasar di desanya diiantaranya, kebutuhan kami disini, pembangunan jalan desa sepanjang 400 meter, talud, break water, alat tangkap ikan bagi nelayan dan ternak sapi.
Tuntutan warga melalui kepala desa direspon baik oleh Iqbal. Menurutnya, Desa Sidangoli merupakan daerah yang memiliki history dan berperan penting terhadap pembangunan maluku utara.
“Sejarah mencatat bahwa daerah ini, terutama warga Sidangoli sangat akomodatif dengan program-program pemerintah daerah saat itu. Tidak sedikit lahan milik warga dilepas demi pembangunan daerah, seperti areal barito dan juga pembangunan pelabuhan very,” ujar Iqbal.
Ikbal juga menegaskan bahwa kehadirannya di tengah masyarakat ini selain bersilaturahmi, reses ini juga sebagai momentum strategis untuk memastikan kebutuhan dan keadaan masyarakat di daerah I Ternate-Halbar secara langsung agar tepat sasaran.
“Soal kebutuhan kelompok nelayan, saya siap menyuplay 2 unit mesin tempel 15 PK, dan program desa yang disampaikan Kades dan peserta reses, agar dibuatkan dalam bentuk proposal,” pungkasnya.(sah/red)














