banner 468x60 banner 468x60

Sejumlah Camat dan Kades di Halsel Dinilai Tak Mendukung Program Ketahanan Pangan

Klikfakta.id, HALSEL – Sejumlah Camat dan Kepala Desa di Kecamatan Gane Barat, serta  Kepulauan Joronga Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara dinilai tidak mendukung program nasional atau pemerintah pusat terkait dengan ketahanan pangan Tahun 2025.

Hal itu dapat dibuktikan dengan ketidak hadiran Camat Gane Barat Ikram M. Djen dan Camat Kepulauan Joronga Rahmatullah A. Rasay, serta belasan Kades dalam rapat bersama untuk pemantapan ketahanan pangan yang berlangsung di aula Polsek Gane Barat, Senin 8 September 2025.

Rapat tersebut dipimpin langsung Kapolsek Gane Barat IPDA Ruslan Anwar dengan mengatakan bawah kegiatan ini menindaklanjuti pertemuan sebelumnya bersama beberapa dinas pemerintah kabupaten (Pemkab) Halsel terkait program nasional untuk ketahanan pangan.

Menurutnya dalam rapat sebelumnya ditegaskan bahwa lahan yang wajib disiapkan oleh pemerintah desa setempat untuk ketahanan pangan sebesar 100 meter persegi atau satu hektare disetiap desa di Kabupaten Halmahera Selatan.

“Kami dari kepolisian hanya sebagai penggerak untuk ketahanan pangan ini, karena anggarannya sudah disiapkan oleh desa, melalui Dana Desa sebesar 20 persen,” ujar Ruslan usai rapat bersama dengan Camat Gane Barat Selatan Aklean M. Yasin dan Gane Barat Utara Rajak bersama puluhan Kades.

Kapolsek juga mengaku, terkait dengan program nasional ketahanan pangan ini dibebankan oleh seluruh kepala Desa, untuk itu mereka dengan Camat yang diundang harus hadir biar diketahui kesiapan mereka, karena didalam Dana Desa itu diinstruksikan 20 persen untuk program nasional.

“Harusnya mereka semua hadir, biar kita tau jelas kesiapan mereka, karena kami hanya sebagai penggerak, bagaimana memantapkan program nasional kita dari pemerintah pusat,” katanya.

“Camat Gane Barat tidak hadir dalam rapat ini sudah beralasan, bahwa mereka lagi sibuk, sementara camat joronga tidak konfirmasi balik,” tambahnya.

Terpisah Camat Gane Barat Utara Abdul Rajak mengakui bahwa ada Kades di wilayahnya yang tidak menghadiri rapat tersebut.

Ia memastikan akan memanggil mereka untuk menekankan agar mendukung program nasional terkait dengan ketahanan pangan.

“Saya akan panggil Kades yang tidak hadir, untuk menegaskan biar semua mendukung ketahanan pangan ini, agar kita sukseskan, mengingat anggaran dana desa tahun 2025 itu dipotong 25 persen,”tegasnya.

Diketahui para kades yang tidak hadir yakni Kecamatan Pulau Joronga terdiri dari tujuh Desa, enam Kades, tak hadir yakni Desa Gonone, Kukupang, Kurunga, Liboba Hijrah, Pulau Gala, Yomen, dan Tawabi hadir Yasim Ahad.

Sementara Gane Barat terdiri dari 10 Desa yang tidak hadir dua Desa yakni Bumi Rahmat dan Tabamasa, Gane Barat Utara 12 Desa tidak hadir Kades Batulak dengan Samo, serta Gane Barat Selatan 8 Desa, tak hadir Desa Awis, Dowora, Gane Dalam, Jibubu, Pasipalele, Tawa. ***

Editorn  : Redaksi

Pewarta : Saha Buamona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page