Suami Kerja di Morowali, Istri di Lelilef Halteng Pesta Narkoba 

Saha Buamona Klikfakta.id
Pesta narkoba yang diduga berlangsung di salah satu kamar kos-kosan di wilayah tambang, Desa Lelilef, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah ( foto : istimewa)

Klikfakta.id, HALTENG– Polres Halmahera Tengah, Maluku Utara diminta menelusuri salah satu kamar kos-kosan di wilayah tambang, Desa Lelilef, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah yang diduga adanya pesta narkoba. 

Permintaan tersebut disampaikan oleh seorang pria bernama Muh Armand (33) asal Desa Laba, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. 

Muh Armand mengatakan bahwa terkait pesta narkoba tersebut yang diduga kuat merupakan istrinya sendiri berinisial KL alias Kayana (43). 

“Memang itu istri saya dan dia juga sudah mengaku ke saya, setelah kami komunikasi lewat WhatsApp,” kata Muh berdasarkan rilis yang diterima Klikfakta.id, Senin (24/8/2026).

Dia juga mengaku, saat ini hubungan rumah tangga keduanya sudah bermasalah bahkan hingga sekarang komunikasi pun sudah jarang.

“Sekarang saya di Morowali kerja dan dia juga berjualan perabot rumah tangga di Lelilef, yang awalnya setelah saya tahu ingin lapor ke Polisi hanya saja perjalanan dari Morowali ke Halteng butuh biaya besar,” bebernya.

Muh mengatakan, ketika ia mengetahui istrinya menggunakan narkoba dari teman istrinya yang tinggal bersama di kosan tersebut.

“Awalnya itu video call dengan teman istri saya dan ada berbagi layar tidak sengaja saya lihat foto istri saya dalam kondisi menggunakan narkoba, dari situlah saya minta ke teman istri saya untuk kirim foto,” ujarnya.

Bahkan Muh menyebut setelah dikonfirmasi ke teman istrinya foto tersebut memang sudah di dua bulan lalu dan itu memang didalam kamar kosan teman istrinya.

“Setelah saya tanya ke teman istri saya itu kamar kosan teman istri saya yang ditempati dua orang temannya,” katanya.

Hingga saat ini pria 33 tahun itu mengaku ia sudah tidak lagi berkomunikasi dengan istrinya.

“Sampai sekarang nomor dia saja sudah ganti saya sudah tidak lagi berkomunikasi dengan dia. Saya minta agar Polisi telusuri adanya aktivitas narkoba yang melibatkan istri saya,” harapnya.

Sementara itu perempuan berinisial KL alias Kayana 43 tahun masih berupaya untuk konfirmasi atas tuduhan tersebut. (sah/red) 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page