Klikfakta.id, SOFIFI– Badan Kehormatan( BK) DPRD Provinsi Maluku Utara, memastikan akan memberikan sanksi tegas terhadap anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar, Agriati Yulin Mus.
Sanksi oleh BK DPRD Malut tersebut menindaklanjuti dugaan kasus perselingkuhan Yulin Mus dengan eks Wakapolres Pulau Taliabu, Kompol Sirajuddin.
Anggota BK DPRD Malut Iksan Subur Karamaha menegaskan, sanksi terhadap Yulin Mus tersebut oleh BK masih menunggu finalisasi revisi kode etik di DPRD Malut yang akan rampung pada awal Juli 2025.
“Jadi untuk memutuskan masalah itu (dugaan perselingkuhan) kami BK Provinsi lagi mengodok kode etik kami karena setiap periode itu kan harus ada penyesuaian – penyesuaian kode etik,” ujar Iksan usai mengunjungi BK DPRD Kota Ternate, Kamis 26 Juni 2025 dalam rangka penguatan sinergi kode etik dan tata beracara DPRD.
Iksan memastikan progresnya sudah final dan BK dijadwalkan akan menggelar paripurna kode etik yang diagendakan akan digelar pada Juli nanti
“Untuk sanksi yang akan kami berikan itu, apakah ringan, sedang atau berat, semua sesuai rujukan kami pada kode etik yang baru nanti,” jelasnya, berdasarkan rilis yang diterima Klikfakta. id, Jumat 27 Juni 2025.
Untuk menjaga marwah lembaga lanjut Iksan, BK DPRD akan dengan tegas memberikan sanksi kepada setiap anggota, jika terbukti melanggar kode etik.
“Kami sangat menjaga marwah dan wibawah lembaga kami, karena kode etik yang sedang kami godok ini insya Allah diawal Juli ini sudah bisa digunakan dan putuskan (sanksi etik terhadap Agriati Yulin Mus) secepat mungkin,” tegas Anggota DPRD dari Fraksi Hanura ini.
Sekadar diketahui, dugaan perselingkuhan Agriati Yulin Mus dengan Kompol Siraddjudin mencuat melalui unggahan rekaman percakapan mesra oleh akun media sosial @dinyapriliani atau Dini Apriliana Eka Putri, yang merupakan anak dari Kompol Siraddjudin pada Februari lalu. **
Yulin Mus merupakan anggota DPRD Maluku Utara dapil 5 peraih suara terbanyak ketika pemilihan umum (pemilu) pada 14 Februari 2024 yang diusung oleh partai Golkar.
Berikut rekaman suara percakapan keduanya yang berdurasi 0,56 detik melalui via telpon sululer.
“Aku mandi. Ini baru pulang jadi aku mau mandi,” kata perempuan di dalam rekaman suara yang diduga adalah Yulin Mus tersebut. “Astaga, sudah jam berapa ini. Sudah mau sore ini,” balas oknum polisi.
“Ini di mana? di kamar atau di teras belakang?” lanjut si polisi. “Di kamar mandi, sudah buka baju, angkat telepon tidak pakai baju,” balas Yulin
“Uuuhii, siang-siang begini baru bikin begitu selesai,” ujar polisi. “Mau ka.. Udah ya, orang nggak pakai baju,” balasnya. “Iya ka..”
Sementara rekaman suara dengan durasi 1,15 menit
“Kan pulang kantor,” kata Yulin, “Saya harus hadir, nanti disalahin Kapolres,”
“Pulang kantor,” ucap Yulin “Iya, Kapolres nggak ada. Hari Sabtu itu masih masuk kantor.”
“Biar malam Minggu bisa sama aku di sini,” bujuk Yulin. “Iya, pulang kantor.”
“Nanti lihat sikonnya ya. Jangan sampai ada kegiatan-kegiatan kampanye. Itu yang dikhawatirkan jangan sampai begitu sudah kita jalan ternyata ada kegiatan kampanye yang memerlukan saya harus hadir,” jelas oknum polisi.
“Berarti bajunya nggak jadi dikirim ya? tambahnya. “Iya, nanti abang ke sini nanti sekalian bawain,” balas Yulin.
Sementara Video yang berdurasi kurang lebih 0.35 Detik
Dalam video memperlihatkan suasana malam hari di kebun durian milik warga. Ada sejumlah orang yang duduk di rumah kebun itu. “Malam ini aku lagi makan durian. Malam-malam berburu akhirnya dapat juga,” kata Yulin Mus.
‘Nikmati’ Jalan Becek, Pemda Diminta Menilik Yulin Mus mamakai baju lengan panjang dibalut jilbab berwarna kuning sedang memvideokan aktivitas mereka. Berada tak jauh nampak terparkir satu mobil berwarna hitam dengan tulisan polisi di bodi sampingnya.
Ada juga seorang lelaki berkulit sawo menggunakan baju lengan pendek hitam dan celana jeans panjang sedang menyantap durian dalam posisi berdiri di depannya. “Sukses ya bang,” lanjut Yulin.
Sementara itu, tangkapan layar di link goodkind didalam postingan terpampang nama profil Agriati Yulin Mus, S.Ked. Kemudian ada tulisan ‘peningkatan program pembangunan yang keberpihakan pada perempuan‘. Situs ini berisi profil para calon pada kontestasi Pilkada maupun Pemilu.
Hasil screenshot akun TikTok Yulin Mus dengan mamakai nama Yulin Nisa. Yulin yang sedang malakukan live tersebut dikomentari satu netizen bernama @Dinyaprilianii.
“Takut banget sekarang ada dewan yang ngerebut bapak saya,” katanya. redaksi: ditulis sesuai dengan ejaan yang berlaku.
Selain itu anak Wakapolres Pulau Taliabu, Kompol Sirajuddin, bernama Diny Apriliani Eka Putri mengirimkan surat terbuka kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia buntut dugaan perselingkuhan ayahnya dengan Agriati Yulin Mus. ***
Editor : Redaksi
Pewarta : Saha Buamona













