Anggaran Operasional Wawali TernateĀ  Diduga Digunakan Oknum Pejabat Setda

Saha Buamona Klikfakta.id
Ilustrasi, foto : IA

Klikfakta.id, TERNATE — Anggaran operasional Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, diduga digunakan oleh oknum pejabat di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Ternate tanpa persetujuan pejabat yang bersangkutan.

Dugaan tersebut tidak hanya menyangkut persoalan administrasi, tetapi memunculkan pertanyaan mengenai akuntabilitas dan tata kelola pengelolaan keuangan daerah.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dari seorang pegawai di lingkungan Setda Kota Ternate yang meminta agar identitasnya dirahasiakan, menyebut persoalan tersebut diketahui setelah Wakil Wali Kota menerima laporan internal mengenai dugaan penggunaan anggaran operasional yang melekat pada jabatannya.

Sumber tersebut menyebutkan, Nasri Abubakar kemudian melakukan pengecekan ke Bagian Keuangan Setda Kota Ternate guna untuk memastikan informasi tersebut.

“Dari hasil pengecekan terungkap anggaran operasional Wakil Wali Kota diduga digunakan oleh oknum pejabat Setda berinisial AFJ tanpa persetujuan Wakil Wali Kota,” ujar sumber tersebut.

Menurutnya, anggaran yang dipersoalkan antara lain berkaitan dengan biaya perjalanan dinas dalam maupun luar daerah, BBM kendaraan dinas, pengadaan pakaian dinas, serta medical check-up yang disebut berkaitan dengan fasilitas operasional jabatan Wakil Wali Kota.

Dalam pengecekan tersebut, Wakil Wali Kota juga disebut mempertanyakan keberadaan anggaran pengadaan pakaian dinas sejak dirinya dilantik.

Pasalnya, menurut sumber tersebut, selama menjabat hingga saat ini, pakaian dinas yang digunakan Nasri Abubakar disebut dibiayai menggunakan dana pribadi.

Selain itu, Wakil Wali Kota juga mempertanyakan realisasi anggaran perjalanan dinas resmi yang disebut tidak digunakannya, termasuk anggaran pengadaan mobil dinas pada tahun anggaran 2025.

Ā Anggaran pengadaan kendaraan sebelumnya diarahkan untuk dialihkan menjadi kendaraan pelayanan publik, seperti mobil pemadam kebakaran atau kendaraan pengangkut sampah, yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

“Karena sebelumnya itu telah diarahkan untuk dialihkan menjadi pengadaan mobil pemadam kebakaran atau pengangkut sampah dengan kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Namun, menurut sumber yang sama, hingga kini kendaraan pelayanan publik tersebut disebut belum direalisasikan.

Sumber tersebut menambahkan, dalam pertemuan di Bagian Keuangan Setda Kota Ternate, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan apabila anggaran operasional yang tidak digunakan atau tidak maksimal akibat efisiensi dialihkan secara sah untuk kepentingan masyarakat.

“Beliau (Wakil Wali Kota) Ternate tidak pernah persoalkan anggaran operasionalnya dialihkan secara sah untuk kebutuhan masyarakat. Yang dipertanyakan adalah apabila hak operasional itu justru diduga dimanfaatkan pihak tertentu tanpa sepengetahuannya,” ungkapnya.

Rangkaian pertanyaan tersebut disampaikan wakil wali kota di ruang Bagian Keuangan Setda Kota Ternate pada Selasa, 4 Agustus 2026.Ā 

Informasi itu disebut menjadi perhatian sejumlah pegawai yang berada di sekitar lokasi.

Dugaan penggunaan anggaran yang melekat pada jabatan wakil wali kota oleh pihak lain tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai transparansi, akuntabilitas, serta mekanisme pengelolaan keuangan daerah.

Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, masih dalam upaya untuk dikonfirmasi terkait dugaan tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima, sedang berada di Jakarta menjalankan agenda kedinasan.

Sementara itu, Kepala Bagian Keuangan Setda Kota Ternate, Muhlis Albar, yang dikonfirmasi berulang kali melalui sambungan telepon WhatsApp maupun pesan WhatsApp terkait dugaan penggunaan anggaran tersebut belum memberikan tanggapan.

Hingga berita ini ditayang, belum adanya penjelasan resmi dari Muhlis Albar maupun pihak terkait mengenai dugaan penggunaan anggaran operasional Wakil Wali Kota tersebut. (sah/red)Ā 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page