banner 468x60 banner 468x60

Breaking News ! Pendaki Terdampak Erupsi Gunung Dukono, Dua WNA Dilaporkan Meninggal Dunia

Foto Basarnas

Klikfakta.id, HALUT– Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap sejumlah pendaki yang terdampak aktivitas erupsi Gunung Dukono terus dilakukan, Jumat (08/05/2026). 

Dalam laporan awal Basarnas, sebanyak 20 pendaki dilaporkan berada di kawasan gunung saat insiden terjadi.

Informasi kejadian pertama kali diterima Basarnas Command Center (BCC) pada pukul 08.55 WIT setelah terdeteksi sinyal darurat (SOS) dari perangkat Garmin di titik koordinat 1°42’13.7″N 127°52’50.2″E. 

Laporan tersebut kemudian dikonfirmasi oleh Kepala Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara.

Berdasarkan laporan sementara, para pendaki diduga terdampak erupsi gunung hingga mengalami luka-luka dan membutuhkan bantuan evakuasi segera.

Tim Rescue Pos SAR Tobelo bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 09.10 WIT menggunakan kendaraan rescue dan melanjutkan perjalanan dengan pendakian menuju titik keberadaan korban.

Sekitar pukul 09.56 WIT, tim tiba di Posko Pengamatan Gunung Dukono dan langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian serta BPBD Kabupaten Halmahera Utara sebelum melanjutkan perjalanan ke lokasi kejadian.

Pada pukul 10.20 WIT, Tim SAR berhasil melakukan komunikasi dengan korban yang selamat. Dari informasi sementara yang diperoleh, total korban berjumlah 20 orang dengan rincian 15 orang berhasil dievakuasi ke tempat aman.

Sementara lima korban lainnya terdiri dari dua orang dilaporkan meninggal dunia, satu orang masih dinyatakan hilang, dan dua orang lainnya masih berada di area puncak gunung untuk melakukan pencarian terhadap korban hilang tersebut.

Dua korban meninggal dunia diketahui merupakan warga negara asing (WNA) asal Singapura bernama Timo dan Sahnas. Meski demikian, pihak SAR menegaskan data tersebut masih bersifat sementara dan akan dipastikan kembali setelah tim tiba langsung di Lokasi Kejadian Kecelakaan (LKK).

Dalam operasi SAR ini, sejumlah unsur terlibat di antaranya Basarnas, Polres, BPBD, TNI, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian dan evakuasi korban. (red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page