banner 468x60

NHM Tingkatkan Kesiapsiagaan Darurat Lewat Program ERT Volunteer

Klikfakta.id, Gosowong – Dalam situasi darurat, pertolongan pertama sering kali datang dari orang-orang terdekat sebelum tenaga medis profesional tiba. Menyadari pentingnya respons cepat tersebut, Manajemen PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) meluncurkan Program Emergency Response Team (ERT) Volunteer sebagai langkah strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan di area Tambang Emas Gosowong.

Program ini bersifat wajib bagi sejumlah perwakilan dari setiap departemen. Saat ini, pelaksanaan ERT Volunteer telah memasuki angkatan kedua dengan total 44 peserta dari berbagai divisi. Selama satu hari pelatihan, peserta menerima materi teori dan praktik langsung di lapangan yang diberikan oleh anggota ERT NHM.

Koordinator Technics ERT, Zakaria Barham, menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah meningkatkan kesadaran terhadap potensi kondisi darurat serta membekali karyawan dengan keterampilan pertolongan pertama yang sesuai. “Dengan kompetensi yang dimiliki, para ERT Volunteer diharapkan mampu melakukan penanganan awal secara efektif, sehingga situasi dapat dikendalikan sebelum memburuk,” ujarnya.

Manajer Health, Safety, and Environmental (HSE) NHM, Widi Wijaya, menambahkan bahwa efisiensi operasional menyebabkan ketersediaan personel, termasuk tim ERT HSE, menjadi lebih terbatas. “Kehadiran ERT Volunteer menjadi sangat krusial untuk memberikan respons cepat, meminimalkan risiko terhadap keselamatan jiwa dan aset, serta mendukung proses pemulihan pascakejadian,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, General Manager Geology Resources & Support, Project and Planning, Denny Lesmana, menegaskan bahwa meskipun bersifat sukarela, peran ERT Volunteer sangat strategis. “Dengan pelatihan yang tepat dan dukungan perusahaan, mereka menjadi garda terdepan sebagai first responder dalam situasi darurat, serta memiliki andil besar dalam menyelamatkan nyawa,” ungkapnya.

Program ERT Volunteer yang dimulai pada 24 April 2025 ini dirancang berjalan secara berkelanjutan. Para peserta juga akan mengikuti pelatihan penyegaran setiap bulan untuk terus meningkatkan keterampilan dan menjaga kesiapan dalam menghadapi kondisi darurat.(hms/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page