Klikfakta.id,TIDORE —Ā Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman, memimpin kegiatan Gelar Operasional (GO) Triwulan III Tahun 2026 yang berlangsung di Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Polda Malut, Kota Tidore Kepulauan, Senin (2/11/2026).Ā
GO yang dipimpin oleh Kapolda sebagai bentuk mengevaluasi kinerja seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Malut dan para Kapolres jajaran 10 kabupaten/kota.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Analisis dan Evaluasi (Anev) Gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Tahun 2026.
Gelar Operasi kali ini dengan mengusung tema “Mewujudkan Polri Bersama Masyarakat dalam Mengelola Harkamtibmas di Polda Malut yang Aman, Damai dan Kondusif”.
Kapolda menegaskan bahwa Gelar Operasional Triwulan III ini bukan hanya sekadar agenda rutin kepolisian di Polda Maluku Utara.Ā
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh jajaran agar lebih meningkatkan pelaksanaan program prioritas dari Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ari Seto.Ā
āHari ini saja kita melaksanakan GO Triwulan III dan kegiatan ini tidak ada hal lain yang dibahas, melainkan untuk mengingatkan agar kita lebih giat lagi menjalankan program-program Bapak Kapolri, termasuk delapan program yang harus ditingkatkan,ā ujar Arif ketika diwawancarai.Ā
Menurutnya, evaluasi tersebut juga merupakan tindak lanjut atas informasi dan arahan Kapolri terkait dengan hasil dari pelaksanaan berbagai kegiatan di jajaran kewilayahan Maluku Utara.Ā
Untuk itu, seluruh satuan kerja diminta untuk terus memperhatikan capaian kinerjanya dan sekaligus meningkatkan pelaksanaan program yang telah ditetapkan.Ā
“Karena selain mengevaluasi capaian program, saya secara khusus menyoroti kinerja para PJU Polda Malut dan seluruh Kapolres jajaran,” kata Arif.Ā
Ia juga menyebut evaluasi ini juga mencakup dengan penanganan keamanan dan ketertiban, terutama konflik sosial yang hingga kini belum terselesaikan di sejumlah kabupaten.Ā
āSaya juga meminta para Kapolres dan pejabat terkait agar segera mengambil langkah konkret menyelesaikan setiap persoalan yang menjadi atensi pimpinan,” tegasnya.Ā
Ia menegaskan ada hal-hal atau kasus-kasus atensi, terutama konflik-konflik sosial yang belum dapat teratasi atau belum selesai, maka segera mengambil langkah untuk diatasi dan diselesaikan. ( sah/red)Ā




















