Upacara Hari Korpri Joget-Joget Pemkot Ternate Disoroti Warganet Kurangnya Empati Terhadap Korban Gempa Aceh

Foto : tangkapan layar

Klikfakta.id, TERNATE — Upacara Peringatan Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang digelar Pemerintah Kota Ternate pada Senin, 1 Desember 2025, sempat berlangsung khidmat.

Upacara yang dimulai sekira pukul 07.00 WIT di halaman Kantor Wali Kota Ternate, Jalan Pahlawan Revolusi, diikuti ratusan ASN dan PPPK yang mengenakan seragam Korpri.

Namun, suasana berubah setelah upacara selesai. Iringan lagu joget terdengar dari area lapangan, dan para pejabat Pemkot Ternate bersama ASN serta PPPK termasuk Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Ternate terlihat berjoget ria.

Terlihat rekaman yang kemudian viral di media sosial, tampak Sekretaris Daerah Kota Ternate beserta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ikut menari bersama.

Aksi joget tersebut langsung menuai beragam komentar dari masyarakat. Salah satu warga, Salman, pengendara roda dua yang melintas di depan kantor wali kota pada saat kegiatan berlangsung, menilai pejabat Pemkot Ternate kurang menunjukkan empati terhadap situasi nasional.

“Seharusnya pemkot Ternate punya empati pada saudara-saudara kita yang sedang ditimpa musibah di Aceh dan Sumatera. Kita lihat berita nasional, Presiden, Mendagri, dan Menteri Pertahanan turun langsung melihat kondisi warga yang menjadi korban. Malah di sini asyik joget-joget seperti ini. Ini tidak baik, apalagi dilakukan di halaman utama kantor pemerintah,” ujarnya.

Kritik publik semakin menguat setelah diketahui bahwa beberapa jam sebelum acara joget tersebut, wilayah Aceh kembali diguncang gempa.

Berdasarkan data BMKG, gempa dengan magnitudo 3,2 terjadi pada 1 Desember 2025 pukul 07:31:37 WIB, berlokasi di 4.81 LU – 97.07 BT, sekitar 24 km Timur Laut Kabupaten Bener Meriah, dengan kedalaman 4 km.

Gempa itu menambah kekhawatiran masyarakat setempat yang sebelumnya telah terdampak gempa berkekuatan 6,3 SR pada 27 November 2025 pukul 11:56 WIB di barat laut Sinabang, Aceh.

Situasi ini membuat warganet menilai momen joget pejabat Pemkot Ternate sebagai tindakan yang tidak sensitif terhadap bencana yang sedang terjadi di daerah lain.

Hingga berita ini ditayang wartawan masih berupaya untuk meminta keterangan resmi dari  Pemerintah Kota Ternate terkait viralnya video tersebut. (sah/red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page