Klikfakta.id-– Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjadi pejabat dengan kinerja terbaik dalam survei terbaru Parameter Politik Indonesia (PPI).Â
Amran berada di posisi teratas dengan elektabilitas penilaian 15,4 persen, disusul Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebesar 14,5 persen.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menempati posisi ketiga dengan angka 6 persen.
Survei tersebut dilakukan PPI pada 26 September hingga 6 Oktober 2026 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.
Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno mengatakan survei tersebut turut mengukur persepsi masyarakat terhadap kinerja para menteri dan pejabat negara dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Dalam survei ini juga kami mencoba untuk mencuplik, kira-kira siapa menteri yang dinilai, atau pejabat yang dinilai memiliki kinerja yang baik dan kinerja yang tidak baik,” kata Adi dalam pemaparan survei secara virtual, Minggu (18/10/2026).
Daftar 10 Pejabat dengan Kinerja Terbaik
Berikut daftar 10 menteri atau pejabat negara yang memperoleh penilaian kinerja terbaik dalam survei PPI:
1. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman: 15,4 persen
2. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya: 14,5 persen
3. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir: 6,0 persen
4. Menteri Sosial Saifullah Yusuf: 4,5 persen
5. Menko Hilirisasi dan Tranmisi Energi Bahlil Lahadalia: 3,2 persen
6. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait: 2,1 persen
7. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian: 1,5 persen
8. Menko Pangan Zulkifli Hasan: 1,1 persen
9. Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi: 0,9 persen
10. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani: 0,8 persen
Selain menempatkan Amran di posisi teratas, survei PPI juga menunjukkan Teddy Indra Wijaya menjadi pejabat dengan penilaian tinggi dari responden.
Alasan Teddy Dinilai Berkinerja Baik
PPI juga menggali alasan masyarakat memilih Teddy sebagai salah satu anggota kabinet dengan kinerja terbaik.
Jawaban yang muncul antara lain karena Teddy dinilai sedikit berbicara tetapi banyak bekerja.Â
Responden juga menyebut penampilan Teddy, kemampuannya mengomunikasikan program pemerintah, serta aktivitasnya yang dianggap terlihat oleh publik.
Alasan lainnya adalah Teddy dinilai sering muncul di media, rajin dan profesional, memiliki cara berbicara yang mudah dimengerti, serta sering turun ke lapangan.
Survei PPI menggunakan metode multistage random sampling. Dengan tingkat kepercayaan 95 persen, survei tersebut memiliki margin of error kurang lebih 2,83 persen.(tim/red)




















