Belasan Personil Ditpolairud Polda Malut Diterjunkan dalam Operasi Ketupat Kie Raha 2025

Klikfakta.id, TERNATE – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Maluku Utara terlibat langsung dalam oprasi Kepolisian Terpusat (Ketupat) Kie Raha Tahun 2025 dalam rangka menyambut hari Raya Idhul Fitri 1446 Hijriah.

Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Malut Kombes Pol Azhari Djuanda memastikan  sebanyak empat belas nama dari Ditpolairud yang masuk dalam operasi ketupat 2025 ini.

Empat belas nama tersebut termasuk dengannya dan tiga belas dari personilnya, akan ikut membantu mengawasi dan melakukan pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat yang mau mudik menggunakan sarana atau transportasi laut nanti.

Belasan anak buahnya tersebut lanjut Azhari, ditempatkan disemua aktivitas pelabuhan yang ada di Kota Ternate untuk mengawasi dan melakukan pengamanan para penumpang.

“Jadi Kita ditempatkan di pelabuhan Ahmad Yani, Bastiong, Dufa-Dufa, dan pelabuhan speedboat, intinya semua aktivitas pelabuhan di Ternate akan kami awasi dan melakukan pengamanan,” ujar Azhari ketika dikonfirmasi awak media, Kamis 20 Maret 2025.

Dia menegaskan bahwa ini adalah kegiatan Kepolisian Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) oleh semua Kepolisian Daerah setempat maupun Polres – Polresta di Kabupaten dan Kota.

“Untuk itu Markas Unit (Marnit) Kami akan membantu Polres maupun Kepolisian setempat mengamankan kegiatan mudik lebaran apabila mengunakan sarana angkutan di perairan,” jelasnya.

Mereka (Marnit) nanti juga ikut mengamankan tempat tempat wisata perairan dan pantai termasuk dengan yang ada di Ternate, agar supaya tidak lagi dipermasalahkan seperti orang tinggalam atau dihantam ombak, maupun kapal-kapal penyebrangan.

“Karena, Marnit-Marnit dan kita di Polda itu tugasnya sama, yaitu melakukan pencegahan serta memberikan himbauan, pengamanan di pelabuhan maupun penyebrangan sampai di pantai-pantai,” pungkasnya.

“Kapal-kapal kami disini (Ternate) maupun di marnit-marnit juga semua melakukan patroli untuk pengamanan dan pengawasan para penumpang,” tambanya.

Mantan Kapolres Tidore dan Ternate itu juga menghimbau kepada pemudik, khususnya penumpang yang akan menaiki kapal penumpang atau sarana angkutan perairan agar senantiasa menggunakan live jaket pada saat berada diatas kapal.

“Dan tidak merokok disembarangan tempat, karena itu akan berbahaya, serta bawalah barang-barang yang seperlunya, agar supaya tak terjadi opor kapasitas,” imbaunya untuk para penumpang.

Sedangkan untuk para pemilik kapal, anak buah kapal (ABK) nahkoda, agar supaya diperhatikan betul bahwa memang penumpang dan barang yang dimuat diatas kapal itu sesuai dengan kapasitas.

“Jangan sampai kapal itu melebihi kapasitas atau terjadi opor kapasitas, karena itu nanti berdampak pada stabilitas kapal sehingga terjadi laka laut,” tutupnya. ***

Editor     : Redaksi

Pewarta : Saha Buamona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page