banner 468x60 banner 468x60

Kapolda Malut dan Danrem/152 Babullah Pantau Situasi Pasca Ketegangan di Halteng

Dok, Humas Polda Malut

Klikfakta.id, HALTENG — Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono, turun langsung menemui warga masyarakat Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah untuk memantau situasi pasca ketegangan antarwarga.

Kunjungan yang berlangsung pada Minggu (5/4/2026), Kapolda didampingi Komandan Korem 152/Babullah, Enoh Salahuddin, serta Wakapolda Maluku Utara, Stephen M. Napiun dan rombongan.

Kehadiran Kapolda dan rombongan disambut baik oleh Warga Desa Sibenpopo dan berharap kondisi keamanan terus terjaga sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, aparat desa, serta unsur TNI-Polri yang selama ini terlibat dalam pengamanan wilayah.

Situasi keamanan di wilayah perbatasan Desa Banemo dan Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat, dilaporkan berangsur kondusif setelah sebelumnya terjadi ketegangan antar dua kelompok warga pada Jumat (3/4/2026).

Aksi saling serang yang sempat terjadi berhasil dihentikan aparat gabungan TNI-Polri. Hingga saat ini, personel gabungan masih bersiaga di sejumlah titik rawan guna untuk mengantisipasi potensi konflik susulan.

Sebanyak 250 personel TNI dan Polri dikerahkan untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono, mengimbau seluruh masyarakat agar tetap menahan diri dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar adanya.

“Kami meminta seluruh masyarakat untuk tetap tenang, menjaga kebersamaan, serta tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Mari kita selesaikan setiap persoalan dengan kepala dingin dan melalui jalur yang baik,” ujar Kapolda.

Jenderal bintang dua di Polda Maluku Utara itu juga menegaskan bahwa pihaknya bersama TNI akan terus bersiaga untuk memastikan situasi keamanan tetap kondusif.

“Kami bersama TNI berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini. Personel akan terus kami siagakan guna mencegah terjadinya konflik susulan,” tegasnya.

Sementara Dandrem 152/Babullah Brigjen TNI Enoh Solehudin menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

‎ ‎Ia juga mengingatkan kepada masyarakat agar peristiwa konflik yang terjadi dijadikan sebagai pelajaran berharga agar tidak terulang di masa mendatang.

‎ ‎“Untuk itu saya mengajak seluruh masyarakat menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta menyerahkan setiap permasalahan kepada aparat yang berwenang,” ucap Danrem. ‎

‎Brigjen Enoh juga menegaskan, masyarakat di wilayah tersebut memiliki ikatan persaudaraan yang harus terus dijaga, karena semua saudara.

‎ ‎“Jangan karena persoalan sesaat, hubungan persaudaraan rusak. Mari kita bersama-sama menjaga kebersamaan, saling menghormati, dan menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tandasnya.

‎ ‎Lebih lanjut, Danrem mengimbau masyarakat untuk aktif berperan dalam menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan jika terdapat potensi gangguan kamtibmas.

‎ “‎Menurut saya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas wilayah,” pungkasnya. ‎

‎Selain memberikan imbauan, kehadiran Kapolda dan Danrem juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat pasca ketegangan sekaligus memastikan situasi di lapangan saat ini benar-benar terkendali.

‎ ‎Dengan adanya langkah cepat dari TNI-Polri, diharapkan hubungan antar warga semakin harmonis dan semangat persatuan tetap terjaga demi terciptanya situasi yang aman dan damai di Halmahera Tengah.

‎ Kehadiran pimpinan TNI-Polri menjadi bentuk komitmen dalam meredam ketegangan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. (sah/red)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page